Teka-teki Surat Merah

Reads
2.7K
Votes
0
Parts
12
Vote
Report
teka-teki surat merah
Teka-teki Surat Merah
Penulis Aiyu A Gaara

Epilog

Hujan turun tanpa alasan awal bulan Mei. Mencipta wangi tanah yang entah. Kamar asrama di lantai tiga di sekolah itu lampunya masih menyala meski hampir tengah malam. Kedua pemuda yang saling mengenal lantaran patah hati dan memiliki mimpi yang sama itu duduk saling berhadapan. Mereka sama-sama terdiam untuk waktu yang lama. Sebelum akhirnya seseorang dengan mata hitam tajam membuka suara.
“Apa itu tidak berlebihan?”
Pemuda di sebelahnya tersenyum samar. Matanya menyorot penuh, misterius. “Tidak. Cukup pantas untuk seorang gadis pengkhianat dan pembohong. Kautahu? Setelah hari ini kauharus melupakannya dan berhenti percaya pada seorang wanita.”
“Aku mengerti. Besok pagi pasti sekolah heboh.”
“Ya, dan pada saat itu kita akan menunjukkan kemampuan kita sebagai seorang detektif. Membuat analisa sebaik mungkin. Kautahu caranya, bukan?”
“Tentu saja! Ngomong-ngomong apa tidak masalah tatomu itu?”
Laki-laki berwajah tampan itu tersenyum hingga menimbulkan satu lekukan kecil di pipi kanannya. Ia memegang dadanya bagian kiri. Di mana terdapat sebuah tato bergambar mahkota dengan dua pedang di sisinya. “Tenang saja, aku akan menyembunyikannya dengan ilmu sirap.”
Pemuda bermata tajam itu terpaku sesaat, lalu bertanya lagi, “Apa artinya?”
“Aku adalah raja yang memegang kendali, dan kau adalah patih yang melakukan apa pun yang kuperintahkan. Bukankah kau adalah bayanganku, Arya?”
†END†

Other Stories
Mother & Son

Zyan tak sengaja merusak gitar Dana. Rasa bersalah membawanya pulang dalam diam, hingga na ...

Dua Bintang

Setelah lulus, Manda ikut Tante Yuni ke Jakarta untuk melupakan luka keluarga. Tapi dikhia ...

Dua Tanda Baca

Di sebuah persimpangan kota yang ramai, Rafi bertemu Alyaperempuan yang selalu tersenyum l ...

Tajwid Cinta Di Tanah Tinggi

Fatimah (Fafa), seorang gadis kota yang lebih akrab dengan diskon skincare daripada kitab ...

Yang Dekat Itu Belum Tentu Lekat

Dua puluh tahun sudah aku berkarya disini. Di setiap sudut tempat ini begitu hangat, penuh ...

Warung Kopi Reformasi

Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir alun-alun Garut tahun 1998, hidup berjalan deng ...

Download Titik & Koma