Kisah Cinta Super Hero

Reads
2.9K
Votes
0
Parts
22
Vote
Report
Kisah cinta super hero
Kisah Cinta Super Hero
Penulis Dwi Nurcahyono

Bab 15 Dulu Jutek, Kini Julit Dan Bisa Teleport

Setelah insiden penculikan dan drama suntik serum oleh Bagas, Evi akhirnya balik ke rumah. Keluarganya senang, dia sehat. Kita senang, dia aman.

Aku senang, dia… eh, bentar. Nggak juga. Soalnya sekarang Evi berubah. Dulu jutek. Sekarang... julit. Plus teleport. Plus kejahilan Level Mutan

Bayangin jam dua malam. Lagi asik tidur.
Tiba-tiba…
CLEP.
"CAHYO—OH, MAAP, KUPIKIR KAMARMU KAMAR RICO.”
Dia muncul di ujung tempat tidur. Bawa Pop Mie dan kipas angin. Aku yang lagi ngemil mie instan nyaris muntah kaget. Sedikit mie keluar dari hidung.

“VI, KELUAR WOI—!!”

Besok paginya, di kamar mandi. Lagi khusyuk BAB.
Tiba-tiba…
CLEP.
“CAHYO?!”
“AAAAAAAAA KELUARIN DIRIMU DARI DIMENSI INI!”
“Ups, kirain kosong…”

Paket Absurd Spesial Evi. Siangnya, di ruang markas. Lagi ngetik laporan patroli.
Tiba-tiba sesuatu mental ke wajahku.
DOENG!
Kelereng dari ketepel.
Berubah jadi  kulit hijau dan berlendir, yap Supriadi, si kodok experimen, nempel di pipiku.

Sefia masuk dan langsung ngakak.
“Woy… Cahyo... kenapa jadi kayak kodok masuk angin?”

Evi muncul sambil kunyah biskuit.
“Eksperimen baru. Kelereng ‘Kodok Musim Hujan’. Sukses ya!”

Patroli dan Gerobak Misterius
Patroli malam.
Kita lihat copet kabur bawa tas ibu-ibu.
Aku siap lempar petir.
Tapi Evi sudah mengokang ketepelnya duluan.
SLAP!!!
Muncul… gerobak sampah sekolah.
Copet kejatuhan gerobak. Langsung KO.
Aku, Sefia, Maya, dan Wulan bengong.

Fredy di radio.
[Evi… itu gerobak siapa?]

[Punya Bu Sari. Dulu aku pernah buang sampah ke situ. Jadi inget banget.]

Teleportasi Mobil Chaos Mode
Besoknya, kita diajak patroli keliling mall.
Fredy bawa mobil.
Baru mau parkir, eh Evi nyeletuk
“Lama. Biar aku aja.”
CLEP.
Tiba-tiba mobil teleport. Kita semua ikut.
Tiba-tiba udah di parkiran basement.
“VI?! Tadi tuh mobil belum dimatiin!”
“Tenang, kucek kamera CCTV pak Handoyo. Spot ini kosong 14 detik ke depan.”
“Empat belas detik?!”
“Yah, kita minggat aja sebelum ada Alphard nyusruk.”

Mutan Julit, Tapi Tetep Teman makin absurd.
Tapi… dia juga makin hangat. Dia yang dulu pendiam dan jutek, sekarang. Makan rame-rame di atap bareng kita. Kirim kado-kado aneh ke Wulan dan Maya (kadang bom glitter).

Bantu Fredy nyari musuh pakai teleport di jalur sempit.
Suatu malam aku duduk berdua sama dia di atap.
“Vi, kenapa kamu jadi... ya, begini?”
Dia senyum kecil.
“Setelah diculik dan jadi bahan percobaan… aku mikir. Mending jadi diriku yang bebas dan nyebelin, daripada diem dan takut.”
Aku diam. Lalu bilang,
“Tapi tolong… jangan teleport ke kamar mandi lagi ya. Kasian harga diri aku”
“Oke.”
"sip"
“Kalo ke kulkas boleh?”

Teleportasi, Tombak, dan Seekor Kucing di Kepala
Hari itu, Evi ngajak aku ketemuan.
“Yo, ikut aku ya. Mau ke tempat rahasia bareng Dolce.”

Aku langsung refleks jawab.
“Lho? Kenapa aku? Kenapa nggak ngajak Sefia? Atau Maya? Atau Wulan yang suka minum susu kedelai dingin itu?”

Dia cuma senyum.
“Lebih asik sama kamu.”

Aku langsung curiga. Pasti ada jebakan
Gudang Rahasia
Kami teleport ke gudang besar di area pergudangan pinggir kota.
Dari luar kayak gudang biasa.
Tapi begitu masuk...
BOOM.
Isinya alat-alat aneh, senjata canggih, rak penuh kostum, bahkan ada mesin pembuat mie instan otomatis.

“Selamat datang di gudang tempur rahasia kita,” kata Dolce, berdiri gagah dengan hoodie-nya yang makin kinclong.

“Semua peralatan misi kita disimpan di sini. Jadi Evi perlu hafal lokasi setiap barang. Jangan salah teleport.”

Dolce menoleh ke aku. Matanya serius.
“Apalagi kalau Cahyo yang punya kekuatan ini...
Disuruh ambil senapan, dia malah teleport-in seekor sapi. Kecerdasan di bawah rata-rata memang rawan bahaya.”

AKU LANGSUNG CEMBERUT.
“Heh! Minimal aku tahu bedanya senapan dan sapi, ya!”

Teleport Absurd. evi mulai latihan.
Ngambil helm dari rak kiri → berhasil.
Ngembaliin ke rak atas → sukses.
Dolce manggut-manggut puas.

Sampai aku nyeletuk.
“Vi, aku tadi naro sekardus Chiki di pojokan. Ambilin dong, pengen ngemil.”
Dia ngangguk dan langsung teleport.
BRUK!!
Aku ketiban beras 50 kilo.
Dari ponselnya, suara Fredy muncul
“Vi, kamu ambil berasku ya” suara fredy.
“Ups… kayaknya aku ambil beras di dapur, bukan pojokan.”
“ITU BEDA LOKASI. SATU GEDUNG SATUNYA RUMAH, EVI!!”

Ketepel Ajaib dan Kucing Dadakan
Setelah sesi teleport, latihan lanjut ke ketepel.
Evi ambil kelereng hitam. Nembak sasaran...
DOR!
Kelereng meledak → berubah jadi tombak energi dan nancep ke papan target.
Dolce bertepuk tangan.
“Akurasi meningkat. Kekuatan berkembang. Tinggal hati kamu yang masih belum bisa dikontrol.”

Aku ngangguk-angguk bijak, lalu...
DOR!
Evi nembak ke atas. Kelereng kuning mental ke langit-langit, terus... berubah jadi...
KUCING.
YANG LANGSUNG NYUNGSEP KE KEPALAKU.
“MEOOONGGG!!”
“AAAAAAH KENAPA ADA KUCING DI KEPALAKU?!”

Dolce angkat bahu.
“Mungkin... kelerengnya salah isi. Atau Evi kepikiran kucing pas nembak.”
“AKU MAU ISI LAPORAN CEDERA TENTANG KEPALAKU DAN HARGA DIRIKU.”
Serangan Duo Jahil Hari-hari berikutnya makin absurd. Evi ngajak Sefia bikin tim: “Tim Ngisengin Cahyo.”
Pas lagi baca buku → kursiku teleport ke atap.
Lagi sikat gigi → air berubah jadi sambal.
Lagi benerin tali sepatu → ketepel nyasar, muncul guling dari kamar Fredy.
Untung Maya dan Wulan masih kalem.
Wulan sibuk baca novel. Maya lagi latihan yoga sambil bau-bauan.
Sementara aku...
Sudah siap bikin klub baru.
"Korban Mutan Cewek Jahil dan Penuh Potensi Trauma.”








Other Stories
Nona Manis ( Halusinada )

Dia berjalan ke arah lemari. Hatinya mengatakan ada sebuah petunjuk di lemari ini. Benar s ...

Ayudiah Dan Kantini

Waktu terasa lambat karena pahitnya hidup, namun rasa syukur atas persahabatan Ayudyah dan ...

Don't Touch Me

Dara kehilangan kabar dari Erik yang lama di Spanyol, hingga ia ragu untuk terus menunggu. ...

DI BAWAH PANJI DIPONEGORO

Damar, seorang petani terpanggil jiwanya untuk berjuang mengusir penjajah Belanda di bawah ...

Pantaskah Aku Mencintainya?

Ika, seorang janda dengan putri pengidap kanker otak, terpaksa jadi kupu-kupu malam demi b ...

Dua Bintang

Setelah lulus, Manda ikut Tante Yuni ke Jakarta untuk melupakan luka keluarga. Tapi dikhia ...

Download Titik & Koma