Chapter 9
Enam tahun kemudian ...
Sebuah pertemuan selalu berakhir dengan perpisahan. Sebuah awalan selalu memiliki akhiran.Semuanya memiliki pasangan masing-masing. Seperti orang, mereka dapat bertemu dengan siapa saja, tapi mereka tidak akan pernah tahu akan berakhir dengan siapa. Lupakan janji-janji manis yang tak akan bisa kau tepati. Tetapi buatlah dirimu dapat dipercayai dengan apa yang kau miliki.
Seorang anak laki-laki berumur lima tahun berlarian memungut bola. Anak kecil itu menendang bola lalu kembali berlari mengambilnya.
“Narendra, jangan terlalu dekat dengan jalan.”
Benny membawa sebuah kerangka mobil dengan kedua tangannya.
“Papa buatin kamu mobil, nih. Mau coba?”
Anak kecil yang dipanggil Narendra itu mengangguk. Dia tampak terpesona dengan mobil rakitan ayahnya. Benny menggendong Naren dan meletakkan tubuh kecil itu ke satu-satunya tempat duduk yang ada. Dengan dipandu Benny, Naren mulai bisa mengendalikan mobil pertamanya.
“Kalian makan siang dulu.” Seorang perempuan dengan apron coklat yang melilit tubuhnya menyembul di pintu.
“Naren, gimana kalau kita makan siang dulu? Mobilnya juga butuh istirahat.”
Naren mengangguk. Benny kecil sudah berada di gendongannya, Benny melangkah dengan senyum lebar. Kebahagiaan yang dia dapatkan ini sebanding dengan pengorbanan dan luka yang dia dapatkan. Inilah kebahagiaan yang selama ini dia idam-idamkan. Bermain dengan anaknya saat istrinya menyiapkan makanan untuk kami. Sederhana, namun itulah yang membuatnya bahagia.
Other Stories
Wajah Tak Dikenal
Ketika Mahesa mengungkapkan bahwa ia mengidap prosopagnosia, ketidakmampuan mengenali waja ...
Blind
Ketika dunia gelap, seorang hampir kehilangan harapan. Tapi di tengah kegelapan, cinta dar ...
Kepingan Hati Alisa
Di sebuah rumah sederhana, seorang wanita paruh baya berkerudung hitam, berbincang agak ...
Hantu Dan Hati
Di tengah duka dan rutinitasnya berjualan bunga, seorang pemuda menyadari bahwa ia tidak s ...
Nina Bobo ( Halusinada )
JAM DINDING menunjukkan pukul 12 lewat. Nina kini terlihat tidur sendiri. Suasana sunyi. S ...
Death Cafe
Sakti tidak dapat menahan diri lagi, ia penasaran dengan death cafe yang selama ini orang- ...