Tuan Pemilik Mata Bulan Sabit
Sudah berapa purnama sampai tahun ini selepas kau berikrar untuk pergi? 10? 100? Atau 1000? Entahlah aku tidak menghitungnya dengan pasti. Kau tahu, tuan? Jika sampai hari ini kau masih jadi yang terbaik dan paling baik. Tidak ada yang berani merebut posisimu di sini, bahkan dia yang akhir-akhir ini kutulis agar tak terlihat betapa berantakannya hati pun belum berani meraih tempat yang selama ini kau singgahi.
Kenanganmu dan segala hal baik tentangmu masih tersimpan rapi di sana. Tak pernah kutemui lagi yang sebaik kamu hari ini dan mungkin esok lusa. Tutur katamu yang halus mencerminkan bagaimana hatimu di dalamnya. Lalu sikapmu yang memanusiakan manusia mampu membuat siapa saja segan tak terhingga.
Kamu yang paling beda. Apa kamu tahu, tuan?
Other Stories
Uap Dari Panas Bumi
Liburan seharusnya menjadi pelarian paling menyenangkan bagi Aluna. Setelah berbulan-bulan ...
Tes
tes ...
Reuni Mantan
Arif datang ke vila terpencil bersama para mantan Sarah lainnya. Ketika seorang pembunuh m ...
Mendua
Dita berlari menjauh, berharap semua hanya mimpi. Nyatanya, Gama yang ia cintai telah mend ...
The Ridle
Gema dan Mala selalu kompak bersama dan susah untuk dipisahkan. Gema selalu melindungi Mal ...
Hold Me Closer
Karena tekanan menikah, Sapna menerima lamaran Fatih demi menepati sumpahnya. Namun pernik ...