Anak Panah
Coba jelaskan bagaimana menahan laju panah yang melesat dari busurnya yang bengkok? Dia melesat dengan cepat, melukai jari tanganku dan hatimu yang jadi bidikan. Kemudian luka itu menganga di antara keduanya, membuat sakit yang berkepanjangan pada akhir cerita.
Terkadang tetap diam di saat semuanya bergemuruh itu bukan suatu hal yang memesona. Namun, semua itu bisa meminimalisir akibat setelahnya. Jadi kupilih diam, dengan panah dan busurku. Lalu kamu, masih terpaku menunggu jawabanku.
Jika pada akhirnya perasaan itu terbaca, pertanyaanmu akan keluar dengan awalan kata mengapa. Maka aku akan menjawabnya dengan senyum di akhirnya.
“Rasaku adalah anak panah yang akan membuatmu terluka. Jika kau tahu obatnya, maka kita akan bersama. Namun sampai hari ini kau masih menerka. Jadi kupilih biar aku saja yang luka.”
Other Stories
Warung Kopi Reformasi
Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir alun-alun Garut tahun 1998, hidup berjalan deng ...
Tatapan Yang Tidak Pernah Sampai
Cerpen ini mengisahkan satu tatapan singkat yang menumbuhkan dunia imajinasi, harapan, dan ...
Hold Me Closer
Karena tekanan menikah, Sapna menerima lamaran Fatih demi menepati sumpahnya. Namun pernik ...
Way Back To Love
Karena cinta, kebahagiaan, dan kesedihan datang silih berganti mewarnai langkah hidup ki ...
Terlupakan
Pras, fotografer berbakat namun pemalu, jatuh hati pada Gadis, seorang reporter. Gadis mem ...
Bahagiakan Ibu
Ibu Faiz merasakan ketenteraman dan kebahagiaan mendalam ketika menyaksikan putranya mampu ...