Mr. Boros Vs Mrs. Perhitungan

Reads
3.9K
Votes
0
Parts
19
Vote
Report
mr. boros vs mrs. perhitungan
Mr. Boros Vs Mrs. Perhitungan
Penulis Ariny Nh

8. Misi Menyatukan Cinta

Sudah jam 12 malam Adelia masih saja terjaga. Ia terjaga karena otaknya sibuk memikirkan Rani, Andhina dan Radith. Sudah tiga hari Radith berusaha melawak untuk membuat Andhina tertawa namun hasilnya belum kelihatan, Andhina sama sekali belum bisa tertawa.
Adelia benar-benar bingung harus dengan cara apa lagi agar Andhina bisa tertawa. Waktu Radith bekerja di rumah Rani tinggal empat hari. Jika dalam waktu empat hari Radith tetap tak bisa membuat Andhina tertawa, itu artinya ia harus siap kena omelan Rani dan siap disuruh cari badut yang lain.
Tiba-tiba ia teringat satu kata sederhana namun begitu digilai oleh semua orang. Cinta. Adelia muncul ide ingin membuat Rani dan Radith saling jatuh cinta. Ya, karena jika Rani jatuh cinta dengan Radith maka nanti ia tetap mempekerjakan Radith di rumahnya, walaupun Andhina belum sembuh. Begitu pula dengan Radith, jika dirinya jatuh cinta dengan Rani, ia tak mungkin mau jauh dari Rani.
Adelia mengambil buku diary dan bolpen yang ada di bawah bantal. Entah mengapa ia ingin sekali menulis kekurangan-kekurangan yang ada dalam diri Radith dan Rani. Siapa tahu dengan menulis kekurangan mereka, ia bisa menemukan cara untuk membuat mereka saling jatuh cinta.
Kekurangan Radith :
Takut kodok
Takut tempat gelap
Takut rumah sakit
Takut hantu
Boros
Punya penyakit asma
Kekurangan Rani :
Takut tikus
Takut kecoa
Suka ngorok
Suka kentut sembarangan
Pelit minta ampun
Pelupa
Suka marah nggak jelas
Punya penyakit maagh
Adelia melihat apa yang ia tulis. Jika dipikir-pikir lebih banyak kekurangan Rani daripada kekurangan Radith.
Tiba-tiba bola lampu di otaknya menyala pertanda ide cemerlang muncul. Pikirannya tertuju pada FACEBOOK. “Aha, pasti bisa menjawab kegalauan gue,” batin Adelia kegirangan.
Adelis melepas bolpen yang ia pegang. Tangannya kini beralih menyentuh laptop kesayangannya yang sudah lama tidak terjamah. Ketika laptopnya nyala, ia langsung log-in facebook.
Adelia menulis sesuatu di kolom “Apa yang Anda pikirkan?”
Gue lagi galau. Gue bingung menyatukan 2 temen yang bermusuhan dari SD menjadi saling mencintai. Yang tau caranya please koment ya!
Adelia mengklik tombol bagikan. Barang sedetik, apa yang ia tulis barusan terpampang manis di beranda facebook-nya.
Baru beberapa detik, statusnya sudah dipenuhi like dan ada 5 orang yang mengomentari statusnya. Ia penasaran dengan komentar mereka. Ia pun klik tulisan Melly, Waty, Ririen Narsisabiz Pashaholic, Virra Mygeisha, Jay Wijayanti, dan Fitri Yuliasari.
Ririen Narsisabiz Pashaholic
Kalau gue mah tetap milih ayang Pasha tercinta wkwkwk
Fitri Yulisari, Vira Mygeisha, dan Jay Wijayanti hanya promo buku di statusnya. Adelia hanya geleng-geleng kepala membaca komentar dari mereka. Di sana gunung, di situ gunung… Adelia pun ikut bingung. Statusnya isi apa eh komentarnya seperti apa. taknyambung.com.
Namun tiba-tiba matanya tertuju pada sebuah komentar dari Melly Waty. Komentarnya bijak banget dan sesuai dengan apa yang ia harapkan..
Melly Waty
Yang bisa membuat 2 orang bermusuhan menjadi saling jatuh cinta dengan kekurangan. Kekurangan yang nantinya bikin mereka saling melengkapi.
Adelia mengerutkan dahi sebab tak mengeti apa yang dimaksud oleh Melly Waty. Otaknya berpikir keras menerjemahkan apa yang dikatakan Melly Waty. Sambil berpikir, matanya melirik ke arah buku diary yang bertuliskan kekurangan Rani dan Radith.
Ia melonjak kegirangan, pasalnya kini ia mengerti maksud komentar yang ditulis oleh Melly Wati. Tanpa banyak buang waktu, ia meraih HP dan mulai mengetik sebuah SMS.
Besok lo datang ke sebuah gudang yang ada di rumah sakit Kasih Bunda Hospital jam 5 sore. Ada sesuatu yang pengen gue bicarain. Penting. Ini tentang kesembuhan Andhina.
Send to Rani dan Radith.
Lega rasanya hati Adelia sebab dirinya telah menemukan cara untuk menyatukan Rani dan Radith agar saling jatuh cinta. Adelia melirik jam yang menempel di dinding kamarnya. Mata Adelia melotot ketika melihat jarum jam yang telah menunjukkan pukul 2 dini hari.
“Astaga, sudah jam 2…” decak Adelia.
Buru-buru Adelia mematikan laptop, lalu ia pun merebahkan tubuh di pulau kapuk tercinta. Tak lama kemudian ia telah terlelap dalam lautan mimpi.

Other Stories
Perpustakaan Berdarah

Sita terbayang ketika Papa marah padanya karena memutuskan masuk Fakultas Desain Komunikas ...

Sweet Haunt

Di sebuah rumah kos tua penuh mitos, seorang mahasiswi pendiam tanpa sengaja berbagi kamar ...

Aku Pulang

Raina tumbuh di keluarga rapuh, dipaksa kuat tanpa pernah diterima. Kemudian, hadir sosok ...

Rindu Yang Tumbuh Jadi Monster

Adrian nggak pernah nyangka, jatuh cinta bisa berawal dari hal sesederhana ngeliat cewek n ...

Separuh Dzrah

Saat salam terakhir dalam salat mulai terdengar, di sana juga akan mulai terdengar suar ...

Cinta Harus Bahagia

Seorang kakak yang harus membesarkan adiknya karena kematian mendadak kedua orangtuanya, b ...

Download Titik & Koma