Prolog
Hari pertama selalu menyimpan sesuatu degup yang berbeda, langkah yang lebih hati-hati, dan pandangan yang terus mencari arah.
Aku menatap ruang guru untuk pertama kalinya. Meja-meja dengan tumpukan buku, papan tulis penuh catatan, dan jam dinding yang berdetak pelan seakan menegaskan “Inilah langkah selanjutnya yang harus kau jalani.” Aku hanya duduk di kursi kosong, mencoba menenangkan diri, sambil membaca nama-nama di jadwal mengajar yang baru kubuka. Semuanya terasa wajar, datar, bahkan hambar.
Aku tidak tahu bahwa yang tampak biasa itu, ada sesuatu yang kelak akan mengubah banyak hal dalam hidupku. Sebuah perasaan yang awalnya begitu samar, hampir tidak kusadari, tapi kemudian menjadi cahaya yang selalu kutemukan di sela rutinitas.
Dan di sinilah kisah itu dimulai dari pertemuan-pertemuan kecil yang sederhana, yang perlahan menjelma menjadi sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar kebetulan.
Aku menatap ruang guru untuk pertama kalinya. Meja-meja dengan tumpukan buku, papan tulis penuh catatan, dan jam dinding yang berdetak pelan seakan menegaskan “Inilah langkah selanjutnya yang harus kau jalani.” Aku hanya duduk di kursi kosong, mencoba menenangkan diri, sambil membaca nama-nama di jadwal mengajar yang baru kubuka. Semuanya terasa wajar, datar, bahkan hambar.
Aku tidak tahu bahwa yang tampak biasa itu, ada sesuatu yang kelak akan mengubah banyak hal dalam hidupku. Sebuah perasaan yang awalnya begitu samar, hampir tidak kusadari, tapi kemudian menjadi cahaya yang selalu kutemukan di sela rutinitas.
Dan di sinilah kisah itu dimulai dari pertemuan-pertemuan kecil yang sederhana, yang perlahan menjelma menjadi sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar kebetulan.
Other Stories
Institut Tambal Sains
Faris seorang mahasiswa tingkat akhir sudah 7 tahun kuliah belum lulus dari kampusnya. Ia ...
Seoul Harem
Raka Aditya, pemuda tangguh dari Indonesia, memimpin keluarganya memulai hidup baru di gem ...
Hati Yang Terbatas
Kinanti termenung menatap rinai hujan di balik jendela kaca kamarnya. Embun hujan mengh ...
Perjalanan Terakhir Bersama Bapak
Sepuluh tahun setelah kepergian ibunya saat melahirkan Ale, Khalil tumbuh dengan luka yang ...
Tersesat
Qiran yang suka hal baru nekat mengakses deep web dan menemukan sebuah lagu, lalu memamerk ...
Dua Mata Saya ( Halusinada )
Raihan berendam di bak mandi yang sudah terisi air hangat itu, dikelilingi busa berlimpah. ...