Prolog
“Tresa aku ingin bertemu dengan kamu, please…” suara Aksan yang sudah hampir hilang dalam ingatan setelah hampir empat tahun lalu, tiba-tiba terdengar dan memaksa Tresa untuk kembali mengurai semua kenangan bersamanya di waktu lalu.
Kenangan yang sudah ingin Tresa lupakan dan mulai menata hatinya untuk seorang pria yang kini kerap menemani hari-hari sepinya di metropolitan.
“Aksan, sudah berkali jangan coba hubungi aku lagi. Hubungan kita sudah selesai sejak empat tahun lalu. Cobalah rasional, kita sudah bukan anak kuliahan yang masih meraba menemukan seseorang yang kita anggap nyaman!”
Memang Tresa mencoba tegas dan tegar mengatakan semua ini, tapi yakin masih ada yang mengganjal dalam hati Tresa tentang masa lalu yang hilang begitu saja.
Other Stories
Mission Escape
Apa yang akan lo lakukan jika Nyokap lo menjadikan lo sebagai ‘bahan gosip’ ke tetangg ...
Cinta Di Ibukota
Sari, gadis desa yang polos, terjerat dalam hubungan berbahaya dengan fotografer ambisius ...
Kabinet Boneka
Seorang presiden wanita muda, karismatik di depan publik, ternyata seorang psikopat yang m ...
Horor
horor ...
Cerita Pendekku
Firman salah satu tipe orang yang belum berani mengunkapkan perasaan yang dimiliki kepada ...
Tersesat
Tak dipungkiri, Qiran memang suka hal-hal baru. Dia suka mencari apa pun yang sekiranya bi ...