Terlupakan

Reads
5.8K
Votes
0
Parts
24
Vote
Report
terlupakan
Terlupakan
Penulis Nenny Makmun

Prolog

Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta 2012
“Gadis!”
Ternyata gadis cilik yang dari tadi menjadi bidikan kameranya berlari dengan riang pada sosok wanita yang tampak lebih matang, setelah hampir lima tahun tidak pernah terlintas untuk bertemu tanpa sengaja.
Sekarang tidak bisa dielakkan lagi, kita saling berseberangan dan kita saling menatap dalam diam.
“Mama, Mama… Om itu baik sekali, nih Chika dikasih lolypop dan cokelat,” gadis kecil bernama Chika menarik-narik rok mamanya yang tengah terbengong menatap fotografer dengan tongkatnya.
“Mas Pras!” bibirnya mendesis dan wajahnya seakan meleleh seketika. Bukan karena pria yang di depannya monster yang pernah melukainya, tapi rasanya bertemu kembali dengannya, Gadis tidak sanggup lagi untuk kembali mengingat kepedihan hatinya.
Dua tahun setelah keluar dari tempat yang membuat dirinya terpuruk hingga ada di titik terendah, ketika seluruh karma seakan memenjarakan dalam ketidakberdayaan. Gadis merasa setiap perilaku masa lalu harus dibayar satu per satu tanpa ampun.
Bagai melintas beberapa lelaki remaja dan dewasa terluka dengan kelicikannya dan sampai pada suatu dendam yang tersembunyi yang tidak pernah Gadis sempat pikirkan. Semua terjadi begitu saja dan dendam seseorang yang sangat terluka karena cinta bertepuk sebelah tangan mengantarkannya pada kesunyian, ketakutan mencekam dalam penjara selama tiga tahun.
Lebih menyakitkan selama dua tahun tidak bisa mendampingi buah hatinya karena Gadis harus menyelesaikan hukuman penjara akibat obat terlarang yang sumpah tidak pernah dikenalnya.
Lelaki itu tertatih dengan tongkatnya, mendekat dan Gadis tidak ada alasan untuk menghindar.
Walau jujur! Dua tahun setelah keluar dari bui, semua lembaran masa lalu yang indah dan sedih telah mati-matian dikubur.
Gadis telah menghapus sebuah nama, Prakasa Aditya. Nyatanya dia tetap bergetar saat perlahan sosoknya mendekat.
Sekuat tenaga Gadis menahan air matanya untuk tidak menetes. Mencoba tegak dengan dua kakinya yang semakin merapuh. Gelap! Terakhir samar hanya suara Chika yang mulai histeris, “Mama… Mama… Om tolong Mama...”

Other Stories
Nona Manis ( Halusinada )

Dia berjalan ke arah lemari. Hatinya mengatakan ada sebuah petunjuk di lemari ini. Benar s ...

Mendua

Dita berlari menjauh, berharap semua hanya mimpi. Nyatanya, Gama yang ia cintai telah mend ...

Bali Before Sun Set

Perjalanan di pulau dewata tak hanya menyajikan sesuatu yang amat indah untuk di pandang t ...

Tea Love

Miranda tak ingin melepas kariernya demi full time mother, meski suaminya meminta begitu. ...

Tugas Akhir Vs Tugas Akhirat

Skripsi itu ibarat mantan toxic: ditinggal sakit, dideketin bikin stres. Allan, mahasiswa ...

Kuntilanak Gaul

Rasa cemburu membuat Lydia benci kepada Reisha. Dia tidak bisa terima saat Edward, cowok y ...

Download Titik & Koma