Misteri Kursi Goyang

Reads
1.8K
Votes
0
Parts
10
Vote
Report
Penulis Moycha Zia

Chapter 9 Kehadiran Yang Jelas

Penemuan buku harian itu memberikan mereka jawaban, tapi juga membawa ketakutan baru.

Mereka tahu, arwah Nenek Gayatri kini mengincar Saretha untuk menyelesaikan perjanjian yang dilanggar kakeknya.

Malam itu, mereka duduk di sofa ruang tamu, tak berani naik ke kamar. Lampu-lampu rumah menyala terang, tapi itu tidak menghalau hawa dingin yang menusuk.

Tiba-tiba, lampu mulai berkedip-kedip, lalu mati total meninggalkan mereka dalam kegelapan yang pekat.

Hening. Hanya suara napas mereka yang terengah-engah yang terdengar.

Di sudut ruangan, kursi goyang yang tadi mereka buang sudah kembali. Kursi itu berdiri tegak, seolah-olah diletakkan di sana dengan sengaja. Perlahan, kursi itu mulai bergoyang. Tidak agresif, tapi pelan dan pasti, seolah-olah ada yang duduk di sana, memandang mereka.

Lalu, sebuah suara melengking memenuhi ruangan. Bukan suara tawa, tapi suara yang penuh amarah, "Kau harus tepati janji kakekmu, cucu tepati janjinya!"

Kursi itu kini bergoyang lebih cepat, dan bayangan buram mulai muncul. Sosok Nenek Gayatri kini terlihat lebih jelas. Rambut putihnya tergerai, wajahnya yang keriput terlihat marah, dan matanya menyala merah. Ia tidak hanya berdiri di samping kursi, tapi seolah-olah mengambang. Ia mengulurkan tangan kurusnya ke arah Saretha.

"Kau harus jadi milikku, cucu ikut aku tepati janjinya!" suaranya serak dan menusuk.

"Arrrrgghhhh ..."

Saretha menjerit, memeluk Mario erat.

Mario bangkit, berdiri di depan Saretha, mencoba melindunginya, "Jangan sentuh dia! Dia tidak tahu apa-apa!"

Nenek Gayatri tertawa sinis, "Kau tahu, anak muda. Kalian mengambil sesuatu yang seharusnya tidak kalian ambil. Kursi ini adalah pintu. Dan sekarang, aku sudah keluar!"

Nenek Gayatri mendekat, dan Mario merasa tubuhnya membeku. Mereka terperangkap. Kursi goyang itu bukan lagi benda mati, melainkan sebuah portal, dan kini Nenek Gayatri yang keluar dari sana tidak hanya mengincar Saretha, tetapi juga Mario.


Other Stories
Liburan Yang Menelanjangi Kami

Tujuh mahasiswa BAKOR-UNAS memilih merayakan kebebasan selepas UAS dengan cara yang tampak ...

Aku Ingin Kau Menjadi Ibu Dari Anak-anakku

Cerita ini mengisahkan perjalanan cinta dan perjuangan Maya, seorang desainer muda, dan Ra ...

Kabinet Boneka

Seorang presiden wanita muda, karismatik di depan publik, ternyata seorang psikopat yang m ...

Hopeless Cries

Merasa kesepian, tetapi sama sekali tidak menginginkan kehadiran seseorang untuk menemanin ...

Cahaya Di Ujung Mihrab

Amara adalah seorang wanita yang terjebak dalam gemerlap dunia malam yang hampa, hingga se ...

Nafas Tahun Baru

Maren pindah ke apartemen kecil di lantai paling atas sebuah gedung yang hampir kosong men ...

Download Titik & Koma