Romance Reloaded

Reads
3.5K
Votes
0
Parts
30
Vote
Report
Penulis TJOE 21

Bab 28 Operasi Fake Account

Keesokan harinya setelah pengakuan cinta yang manis di taman kota suasana hati Luna jauh lebih ringan. Walaupun gosip masih berkeliaran dan sponsor belum kembali setidaknya ia merasa tidak sendirian. Ada Adrian yang kini secara terang terangan berdiri di sisinya.

Namun masalah besar belum selesai. Sasaeng yang membuat live streaming penuh fitnah itu masih bebas berkeliaran. Bahkan akun akunnya semakin aktif menyerang Luna di berbagai forum. Berita palsu terus menyebar. Ada yang bilang Luna menerima bayaran gelap ada yang menuduh ia mengatur pertandingan. Semakin dibaca semakin tidak masuk akal tapi banyak orang percaya karena akun itu terlihat meyakinkan.

Adrian tidak tinggal diam. Malam itu ia mengundang Luna dan Kevin ke apartemennya. Ruang tamu penuh dengan laptop kabel dan monitor tambahan. Di tengah keributan itu duduk seseorang yang belum pernah Luna temui. Seorang pria dengan hoodie abu abu headphone besar dan mata yang penuh semangat aneh.

Luna berbisik ke Kevin. Siapa ini. Kevin menjawab pelan. Dia hacker jenius yang dulu pernah bantu timku. Namanya Rino. Jangan kaget kalau dia bicara kayak robot.

Rino menoleh cepat. Aku tidak seperti robot. Aku lebih efisien dari robot.

Luna dan Adrian hampir tertawa. Adrian lalu menjelaskan. Rino yang akan bantu kita melacak siapa di balik fake account itu. Kalau benar benar ada dalang besar kita harus bongkar sekarang.

Rino mengetik cepat di laptopnya. Tangannya bergerak seperti sedang balapan. Di layar muncul deretan kode dan peta jaringan internet. Luna hanya bisa melongo tidak mengerti.

Rino berkata cepat. Akun sasaeng yang bikin fitnah punya pola tertentu. Postingannya muncul jam sama setiap hari. Lokasi servernya disembunyikan dengan VPN tapi aku bisa tembus. Butuh waktu sebentar.

Kevin menaruh snack di meja. Kalau butuh tenaga tambahan ini ada keripik jagung level pedas.

Rino tanpa menoleh meraih keripik lalu memasukkannya ke mulut. Ia terus mengetik bahkan sambil mengunyah. Tiba tiba ia berteriak. Pedas sekali. Siapa yang bikin makanan kayak api neraka begini.

Luna menutup mulut menahan tawa. Adrian hanya menggeleng. Fokus Rino.

Beberapa menit kemudian layar menampilkan nama yang mengejutkan. Rino menunjuk dengan bangga. Dalang utama adalah akun yang terhubung dengan identitas lama seorang mantan pro player. Nama aslinya Damar.

Luna terkejut. Damar. Aku tahu dia. Dia dulu pemain terkenal tapi pensiun karena masalah attitude. Dia sering mengejekku waktu aku baru mulai.

Adrian menatap layar dengan dingin. Jadi dia yang iri pada kariermu.

Rino mengangguk. Dia bikin banyak akun palsu untuk menjatuhkanmu. Streaming fitnah kemarin juga dikendalikan dari tempat tinggalnya.

Kevin menepuk meja. Wah ketahuan juga. Terus kita harus ngapain.

Adrian berpikir sebentar. Kita perlu bukti konkret. Kalau kita serang langsung tanpa bukti nanti malah kita yang disalahkan.

Rino mengutak atik lagi laptopnya. Aku bisa rekam semua aktivitas onlinenya. Kalau dia bikin fitnah baru kita bisa tangkap layarnya lengkap dengan alamat asli.

Luna merasa tegang tapi juga lucu melihat gaya Rino yang serius tapi tetap konyol karena terus minum air dingin untuk mengatasi pedasnya keripik.

Malam itu operasi fake account resmi dimulai. Adrian menamai misi itu Operasi Jebakan Batman. Kevin langsung protes. Nama itu terlalu pasaran. Tapi Adrian tetap ngotot karena menurutnya Batman keren.

Hari demi hari mereka memantau. Rino seperti tidak tidur. Ia duduk di depan layar sambil bergumam dengan bahasa kode. Kadang ia tertawa sendiri saat menemukan celah keamanan. Kevin sering menggodanya. Kalau kamu menikah nanti kamu bakal lebih cinta sama komputer daripada pasanganmu. Rino menjawab datar. Komputer tidak pernah selingkuh.

Luna tidak bisa menahan tawa setiap kali mendengar candaan itu.

Suatu malam kesempatan datang. Akun sasaeng kembali membuat live streaming. Kali ini ia menuduh Luna pernah menjual cheat game pada pemain lain. Tuduhan makin liar.

Rino segera merekam. Tangannya terbang di atas keyboard. Dapat. Lokasinya terdeteksi. Ini alamat rumah Damar.

Adrian berdiri. Bagus. Saatnya kita hadapi langsung.

Luna panik. Tunggu apa kita benar benar mau ke sana.

Kevin mengangkat alis. Ya kapan lagi kita bisa jadi detektif sungguhan.

Akhirnya mereka berempat pergi malam itu. Mobil Adrian melaju tenang tapi suasana di dalam penuh ketegangan. Luna berulang kali menggigit bibir. Adrian meraih tangannya. Tenang aku di sini.

Ketika sampai di rumah sederhana di pinggiran kota mereka melihat cahaya lampu dari jendela. Rino membuka laptop di mobil untuk memastikan. Betul ini alamatnya.

Adrian mengetuk pintu. Damar yang membuka dengan wajah kaget. Matanya langsung melebar melihat Luna. Apa yang kalian lakukan di sini.

Adrian bicara tegas. Kami tahu semua akun palsu yang kamu buat. Kami punya bukti rekaman dan data lokasimu.

Damar mencoba tertawa sinis. Omong kosong. Kalian tidak bisa membuktikan apa apa.

Rino maju dengan laptop. Aku punya semua log aktivitasmu. Mau lihat.

Wajah Damar pucat. Ia mundur beberapa langkah. Luna menatapnya dengan campuran marah dan kasihan. Kenapa kamu melakukan ini padaku.

Damar menunduk lalu akhirnya meledak. Karena aku iri. Dulu aku yang dipuja. Aku yang ada di puncak. Tapi karierku hancur. Lalu kamu muncul dan semua orang melupakan aku. Aku tidak tahan.

Suasana hening. Hanya terdengar suara jangkrik di luar rumah.

Luna menarik napas panjang. Jadi semua ini hanya karena egomu.

Damar menatapnya dengan mata merah. Kamu tidak akan mengerti.

Adrian maju satu langkah. Dengarkan baik baik. Kamu boleh benci aku atau politikku tapi jangan hancurkan orang yang aku cintai.

Luna terkejut mendengar Adrian mengatakan itu begitu blak blakan. Kevin langsung menepuk kepalanya sendiri. Waduh ini bukan waktunya drama romantis.

Namun ucapan Adrian membuat Damar terdiam. Ia seperti kehilangan kata kata.

Rino membuka lagi layar laptop dan menunjuk bukti. Dengan data ini kita bisa melaporkanmu ke pihak berwajib. Tapi kami datang duluan untuk memberi kesempatan.

Damar menunduk semakin dalam. Bahunya bergetar. Aku hanya ingin diperhatikan lagi.

Luna mendekat dengan hati hati. Aku tidak bisa membenarkan apa yang kamu lakukan. Tapi kalau kamu benar benar ingin kembali ke dunia game lakukan dengan cara yang benar. Jangan dengan fitnah.

Damar tidak menjawab. Hanya duduk lemas di kursi.

Akhirnya Adrian memutuskan. Kami akan serahkan bukti ini pada pihak sponsor dan manajemen turnamen. Terserah mereka yang memutuskan langkah berikutnya.

Mereka keluar meninggalkan rumah itu. Di mobil suasana hening sampai Kevin tiba tiba berkata. Wah gila tadi rasanya kayak film detektif tapi versi low budget.

Luna tertawa kecil. Aku tidak percaya kita barusan menghadapi mantan pro player yang iri hati.

Adrian menggenggam tangannya lagi. Yang penting sekarang kamu terbebas dari fitnah.

Rino masih sibuk mengetik di laptop. Aku akan pastikan semua akun palsunya diblokir. Besok pagi reputasimu akan mulai bersih lagi.

Luna menatapnya dengan mata berkaca kaca. Terima kasih kalian semua. Kalau aku sendirian aku tidak akan kuat.

Adrian menatapnya lembut. Aku sudah bilang aku tidak akan biarkan kamu sendirian.

Kevin pura pura muntah. Aduh kalian ini bisa tidak kasih aku libur sehari dari drama cinta kalian.

Semua tertawa bersama.

Keesokan harinya media mulai berubah arah. Berita menyebutkan bahwa ada bukti kuat seorang mantan pro player menggunakan akun palsu untuk menjatuhkan Luna. Banyak sponsor yang tadinya mundur kini mempertimbangkan kembali. Publik mulai bersimpati.

Luna membuka ponselnya melihat komentar positif masuk lagi. Banyak fans yang meminta maaf karena sempat percaya pada fitnah. Ada juga yang menulis semangat Luna kami percaya kamu.

Air matanya menetes tapi kali ini air mata lega. Adrian memeluknya dari samping sambil berbisik. Aku janji ini baru permulaan.

Other Stories
Namaku May

Belajar tak mengenal usia, gender, maupun status sosial. Kisah ini menginspirasi untuk ter ...

Bad Close Friend

Denta, siswa SMA 91 Cirebon yang urakan dan suka tawuran, tak pernah merasa cocok berteman ...

Rahasia Ikal

Ikal, bocah yang lahir dari sebuah keluarga nelayan miskin di pesisir Pulau Bangka. Ia tin ...

Mr. Boros Vs Mrs. Perhitungan

Rani berjuang demi adiknya yang depresi hingga akhirnya terpaksa bekerja sama dengan Radit ...

Broken Wings

Bermimpi menjadi seorang ballerina bukan hanya tentang gerakan indah, tapi juga tentang ke ...

Jaki & Centong Nasi Mamak

Jaki, pria 27 tahun. Setiap hari harus menerima pentungan centong nasi di kepalanya gara-g ...

Download Titik & Koma