2r

Reads
2.2K
Votes
0
Parts
13
Vote
Report
Penulis R-qie

Prolog

Seorang pria bertahi lalat kecil di pipi kanannya, bersimpuh di samping makam berukuran mungil.
“Maafkan aku .... Maaf ...,” ucapnya lirih sembari menaburkan bunga segar di atas gundukan tanah yang ditumbuhi rumput liar. Ia mengusap batu nisan usang di atas makam sesenggukan.
Seorang pria berkulit coklat berusia empat puluhan serta gadis berjilbab, muncul dari kejauhan. Pria bertahi lalat kecil segera bangkit begitu melihat mereka.
Pria itu bergegas bersembunyi, mengintip dari balik pohon besar tak jauh dari makam yang baru saja ditinggalkan. Dua orang itu celingukan mendapati taburan bunga segar di atas makam yang mereka kunjungi. Merasa aneh sebab tak memiliki anggota keluarga lain yang mungkin menziarahi makam bayi itu.
“Siapa yang datang ya, Yah?” Sang gadis berjilbab bertanya penasaran.
Pria di samping gadis itu mengangkat bahu. “Sudahlah, Ki. Tak usah dipikirkan! Kita mulai saja doanya, ya!”
Si gadis mengangguk. Memulai doa setelah mengusap nisan usang bertuliskan Razka Ravanza.

Other Stories
Balada Cinta Kamilah

Sudah sebulan Kamaliah mengurung diri setelah membanting Athmar, pria yang ia cintai. Hidu ...

Namaku May

Belajar tak mengenal usia, gender, maupun status sosial. Kisah ini menginspirasi untuk ter ...

Sebelum Ya ( Ketika Hidup Butuh Diperjuangkan )

(Diangkat dari kisah nyata. Kisah-kisah penuh hikmah bagi tokoh utama, yang diharapkan bis ...

Tukar Pasangan

Ratna, wanita dengan hiperseksualitas ekstrem, menyadari suaminya Ardi berselingkuh dengan ...

Deru Suara Kagum

Perlahan keadaan mulai berubah. Pertemuan-pertemuan sederhana, duduk berdekatan , atau sek ...

Mozarela Bukan Cinderella

Moza, sejak bayi dirawat di Panti Asuhan Muara Kasih Ibu oleh Bu Kezia, baru boleh diadops ...

Download Titik & Koma