Pintu Dunia Lain

Reads
4.6K
Votes
0
Parts
25
Vote
Report
pintu dunia lain
Pintu Dunia Lain
Penulis Vita Sari

Potongan Masa Lalu

Nadiva sangat terpukul. Dia merasa, kedatangannya hanya untuk menjadi penonton adegan pembunuhan itu. Maka, saat agen Wira mencoba mendekat, Nadiva mengelak karena dia ingin menenangkan diri. Selama ini dia berpikir semua yang terjadi adalah di luar kendalinya, semua yang terjadi tak ada kaitan dengan dirinya dan tak seharusnya teror itu datang padanya apa pun dosa yang telah dilakukan perusahaan itu.
“Karena selama kita ada di lingkungan yang sama, kita akan menjadi bagian dari lingkungan itu.”
Agen Wira. Semenakutkan apapun pria itu saat menumpas tim keamanan Adhar Inc. di kamar hotel, kini tak ada fakta yang memberi bukti bahwa dia seorang pembunuh. Garis tegas dari pancaran wajahnya tak mencerminkan sebuah tindakan besar baru saja dilaksanakan.
“Apakah kalian akan menyerahkan diri kepada polisi?”
“Tak akan.”
Nadiva berusaha tenang. Dia sudah belajar beberapa hal untuk ini.
“Perusahaan Adhar Inc. tidak akan mati karena kehilangan pemimpin, agen Wira.” Dari wajah Nadiva terlihat aura kegelisahan yang tersirat. “SCP Foundation, perusahaan yang tak sekecil yang kupikirkan, akan cepat tercium oleh kepolisian.
“Tak ada yang pernah melihat perusahaan kami kecuali orang yang sengaja kami suntikkan alat penyadap. Maka, jangan bangga ketika kamu berhasil melewati penjaga pintu yang sangat banyak untuk sampai ke lantai 33. Itu karena mereka sudah tahu, kami sudah sepakat memasukkanmu ke kantor itu.”
“Apa kemauan kalian?”
“Sudah sangat jelas. Kami menumpas kejahatan.”
“Lalu Adhar Inc., apakah kalian akan ...”
“Kami akan menghancurkannya dan kamu boleh menjadi pewaris untuk tuan terhormat,Adhar Irfandi, setelah perusahaan baru terbentuk.”
“Lalu, Gihon...”
“Dia adalah kecelakaan, sama seperti Liharson.”
“Yudha? Bagaimana keadaannya. Saya datang karena saya tahu kalian menahan Yudha bersama dengan direktur.”
“Dia bagian dari kami.”
“Apa maksudmu?”
“Dan dia tak boleh selamanya tinggal di Bumi.”
“Apa maksudmu?”
“Yudha...”
“Yudha makhluk SCP yang dikirim Liharson?” Nadiva memotong ucapan agen Wira.
“Ya.”
Beberapa hari yang lalu dia mulai bermain tebak-tebakan tentang ini.
“Kami hanya butuh Adhar Irfandi. Lainnya adalah kecelakaan. Maaf.”
Nadiva tersungkur. Teror ini menghilangkan beberapa hal yang amat berharga. Gihon, dia adalah teman yang dianggap suka ngeyel sepanjang hidupnya.
Kehidupan lain selain kehidupan yang ada di depan matamu, Div, itu benar-benar ada.Ucapan ini yang dulu membuat Nadiva berhasil kesal dan semakin meyakini Gihon adalah seorang pembohong.
“Bagaimana dengan teror selanjutnya?” Nadiva bertanya dengan pandangan yang tertuju ke depan.
Melihat kota yang berdiri sendirian. Beberapa gedung roboh dan hancur tak berdaya. Nadiva meyakinkan pada dirinya, bahwa Yudha adalah potongan masa lalu yang tak ingin dikisahkan pada siapapun. Dan Gihon adalah bagian masa lalu yang ingin dia simpan rapi di dalam hatinya.
*SELESAI*

Other Stories
Romance Reloaded

Luna, gadis miskin jenius di dunia FPS, mendadak viral setelah aksi no-scope gila di turna ...

Chromatic Goodbye

"Kalau aku tertawa, apa bentuk dan warnanya?" "Cokelat gelap dan keemasan. Kayak warna dar ...

Cinta Kadang Kidding

Seorang pemuda yang sedang jatuh cinta kepada teman sekelas saat sedang menempuh pendidika ...

Bagaimana Jika Aku Bahagia

Sebuah opini yang kalian akan sadari bahwa memilih untuk tidak bahagia bukan berarti hancu ...

Cinta Di 7 Keajaiban Dunia

Menjelang pernikahan, Devi dan Dimas ditugaskan meliput 7 keajaiban dunia. Pertemuan Devi ...

Susan Ngesot

Reni yang akrab dipanggil Susan oleh teman-teman onlinenya tewas akibat sumpah serapah Nat ...

Download Titik & Koma