Puzzle

Reads
2.8K
Votes
0
Parts
16
Vote
Report
Penulis Nindya M

Pemakaman

Angel, Elis, Giselle, Malik, Suci, Brian, dan Leo tidak menyangka kalau tempat yang Karina maksud adalah makam Ros. Keenamnya memandang tak percaya batu nisan bertuliskan nama mantan guru mereka di sana. Guru yang mereka sayangi. Orang yang menyatukan mereka dan selalu memuji hasil karya mereka, menemani di kala orang tua mereka sendiri sibuk bekerja, dan mau menerima segala kekurangan anak-anak itu.
“Kak Ros?” Suci terduduk di samping gundukan tanah itu, ia menangis pelan. Yang lain satu persatu ikut bersimpuh mengelilingi gundukan makam Ros. Sebagian menangis, namun ada yang diam tak mengeluarkan sepatah kata pun karena terlalu shock. Ditengah kesedihan tersebut, Karina angkat bicara.
“Ketika aku menerima tawaran Ros untuk menggantinya menjadi guru di sini, ia berpesan padaku agar menjalani profesi ini seakan aku adalah guru resmi di sekolah ini. Ia bilang bahwa aku harus percaya bahwa kalian adalah anak-anak baik yang punya potensi luar biasa.”
“Aku tahu aku sudah salah kepada kalian selama beberapa minggu di awal, tetapi aku ingin kita memperbaikinya bersama,” ungkap Karina. Ia tersenyum pada mereka bertujuh disana. “Biarkan Ros menyaksikan kita dari atas sana, bahwa kita bisa menjadi orang-orang yang ia harapkan.”
Anak-anak itu mengangguk setuju.
“Kak Ros, aku pasti akan selalu mengingat ajaranmu,” bisik Giselle pelan.
Karina memandang anak-anak itu, sedih. Ros pasti menjadi sosok yang berjasa di samping anak-anak itu. Ia tidak pernah memberikan batasan antara profesinya dengan anak-anak itu. Bagi Ros, murid-murid di kelas 5-5 bagaikan anak-anaknya sendiri. Ia tumbuh bersama anak-anak itu, bukan berdiri di depan dan menyuruh mereka mengekorinya. Karina menghela napas, betapa luar biasa temannya itu.
“Ayo kita pulang,” ajak Karina. “Ros pasti senang karena kalian sudah berkunjung. Tapi kita harus kembali ke sekolah dan besok kita mulai babak yang baru.”

Other Stories
Separuh Dzarah

Saat salam terakhir dalam salat mulai terdengar, di sana juga akan mulai terdengar suara ...

Aku Versi Nanti

Mikha, mahasiswa design semester 7 yang sedang menjalani program magang di sebuah Agency t ...

Aswin, Kami Menyayangimu

Aswin adalah remaja bermasalah yang terpaksa tinggal di sebuah panti asuhan karena ia tak ...

Kepingan Hati Alisa

Di sebuah rumah sederhana, seorang wanita paruh baya berkerudung hitam, berbincang agak ...

Setelah Perayaan Itu Usai.

Amara tumbuh di sebuah dusun kecil, ditemani sahabatnya, Angga. Setiap hari mereka lalui d ...

My 19 Story

Di usia sembilan belas, Liora dikhianati dan melarikan diri ke Jakarta, tempat seorang pri ...

Download Titik & Koma