Sesaat
“So I would like to thank you for your love, as i definitely also feel the same way to you ... I even mad about you.”
Kamu adalah hujan yang menguarkan petrikor yang selalu membayangi setelah aku memutuskan dirimu dengan alasan yang sulit aku ungkapkan.
Other Stories
Itsbat Cinta
Hayati memulai pagi dengan senyum, mencoba mengusir jenuh dan resah yang menghinggapi hati ...
Senja Terakhir Bunda
Sejak suaminya pergi merantau, Siska harus bertahan sendiri. Surat dan kiriman uang sempat ...
Hantu Kos Receh
Mahera akhirnya diterima di kampus impiannya! Demi mengejar cita-cita, ia rela meninggalka ...
Bumi
Seni mencintai terkadang memang menyenangkan, tetapi tak selamanya berada dalam titik mani ...
Loren Ipsum
test ...
Dia Bukan Aksara
Kiara masih mengalami nestapa semenjak kehilangan adiknya, Aksara saat liburan tahun lalu. ...