Sedikit Saja
“Ku hanya bisa membisu, selalu dalam diam.”
Bicaralah sedikit saja untuk menjelaskan apa yang tengah terjadi.
Bisakah waktu berbaik sedikit untuk mengerti kita?
Aku meminta maaf. Aku dan kamu berbeda.
Aku tahu semua kembali berakhir.
Dan sepertinya aku atau kamu segera meninggalkan kita.
Kembali pada yang berhak memiliki kita.
Dan semua tentang kita tak pernah akan menyakiti siapa pun.
karena semua memang tak pernah ada, itu hanya ilusi.
Other Stories
My 24
Apa yang tak ia miliki? Karir yang gemilang, prestasi yang apik, istri yang cantik. Namun ...
Hati Yang Beku
Jakarta tak pernah tidur: siang dipenuhi kemacetan, malam dengan gemerlap dunia, meski ada ...
Kabinet Boneka
Seorang presiden wanita muda, karismatik di depan publik, ternyata seorang psikopat yang m ...
Tersesat
Tak dipungkiri, Qiran memang suka hal-hal baru. Dia suka mencari apa pun yang sekiranya bi ...
Tilawah Hati
Terinspirasi tilawah gurunya, Pak Ridwan, Wina bertekad menjadi guru Agama Islam. Meski be ...
.
. ...