Free Mind

Reads
38.4K
Votes
0
Parts
100
Vote
Report
Penulis Nenny Makmun

Maaf Diterima

“Aku yang harusnya minta maaf.”
Sebenarnya aku sudah tak ingin ada lagi amarah di antara kita, sudah cukup melelahkan apa yang kita lewati, aku hanya ingin bersadar sejenak dan mengungkapkan betapa cinta itu selalu ada dan begitu ingin memilikinya.
Hanya saja aku tak akan pernah bisa memilikimu yang aku tahu dari awal aku jatuh hati dan membiarkan perasaan itu larut bersama kepahitan yang harus aku terima.
Tahukah kamu aku selalu menerimanya manis pahit yang ada? 

Other Stories
Dari Kampus Ke Kehidupan: Sebuah Memoar Akademik

Kisah ini merekam perjuangan, kegagalan, dan doa yang tak pernah padam. Dari ruang kuliah ...

Bangkit Dari Luka

Almira Brata Qeenza punya segalanya. Kecuali satu hal, yaitu kasih sayang. Sejak kecil, ia ...

Cahaya Dalam Ketidakmungkinan

Nara pernah punya segalanya—hidup yang tampak sempurna, bahagia tanpa cela. Hingga suatu ...

Nyanyian Hati Seruni

Awalnya ragu dan kesal dengan aturan ketat sebagai istri prajurit TNI AD, ia justru belaja ...

Balon Kuning Di Ujung Jalan

Liburan ke rumah teman masa SD sangat menyenangkan apalagi diperkenalkan berbagai permaina ...

Dua Bintang

Setelah lulus, Manda ikut Tante Yuni ke Jakarta untuk melupakan luka keluarga. Tapi dikhia ...

Download Titik & Koma