Kejam
“Entahlah kadang aku merasa kamu kejam buat aku, seperti yang dulu pernah kamu lakukan.”
Mungkin takdir hidupku seperti ini, menoreh luka di atas luka.
Aku tak pernah tahu ... dan sekarang aku tahu, maaf atas luka demi luka sungguh pun aku juga telah melukai diriku sendiri.
dan bersembunyi dari luka yang aku buat sendiri entah sampai kapan?
Other Stories
Kumpulan Cerpen
cerpen yang unik unik aja tanpa ada batas ...
Always In My Mind
Sempat kepikiran saya ingin rehat setelah setahun berpengalaman menjadi guru pendamping, t ...
Chromatic Goodbye
"Kalau aku tertawa, apa bentuk dan warnanya?" "Cokelat gelap dan keemasan. Kayak warna dar ...
Death Cafe
Sakti tidak dapat menahan diri lagi, ia penasaran dengan death cafe yang selama ini orang- ...
Love Falls With The Rain In Mentaya
Di tepian Pinggiran Sungai Mentaya, hujan selalu membawa cerita. Arga, seorang penulis pen ...
Conclusion
Liburan Dara ke kota Sapporo di Hokkaido Jepang membawanya pada hal yang tak terduga. Masa ...