Destiny
“I think you now how I am feeling for you, but let me take my destiny ....”
aku tak pernah menghalangi kepergian dan juga kedatanganmu yang tiba-tiba dan tak terduga, entah yang ke berapa kali ...
sementara aku cukup sekali meninggalkan mu di waktu lalu dan meninggalkan rasa pedih yang teramat sangat.
tapi tahukah kamu, aku terluka untuk beberapa kali dengan datang dan pergi kamu setelahnya dengan sesuka hati.
jika kamu tau ini, tak seharusnya kamu datang lagi untuk kesekian kali hanya akan menorehkan luka-luka lagi yang semakin banyak.
aku ingin menyembuhkan luka-luka ini, sudahlah kita jalani takdir kita masing-masing dan sudahlah jangan lagi mengenang semuanya.
anggap semua adalah kesalahan dan kita sudah sepakat untuk saling memaafkan, tak ada beban lagi dan tak ada rasa untuk yang lebih akan sebuah hubungan.
Other Stories
Kumpulan Tulisan
Sebuah bentuk tulisan tentang pikiran-pikiran yang jenuh dan amarah yang terpendam. ...
Mission Escape
Apa yang akan lo lakukan jika Nyokap lo menjadikan lo sebagai ‘bahan gosip’ ke tetangg ...
Hikayat Cinta
Irna tumbuh dalam keyakinan bahwa cinta adalah sesuatu yang harus ditemukan—pada seseora ...
Hidup Sebatang Rokok
Suratemu tumbuh dalam belenggu cinta Ibu yang otoriter, nyaris menjadi kelinci percobaan d ...
Aroma Kebahagiaan Di Dapur
Hazea menutup pintu rapat-rapat pada cinta setelah dikhianati oleh sahabat dan kekasihnya ...
First Love Fall
Rena mengira dengan mendapat beasiswa akan menjadi petualangan yang menyenangkan. Tapi sia ...