Diam
“Tentu saja ada bahagia dan sakit yang menyatu. Aku memilih diam dan berpikir bebas di dimensi lain ....”
Biarkan sesekali mengenang kita dalam pikiran bebas tak berujung, terhasia, tertutup, terdingin, dan hanya tersentum sendiri mengenagnya.
Ini sudah cukup, mengulik pedih kembali ... tapi terkadang aku masih saja memipikan kamu tak pernah untuk berusaha untuk memiliki kamu.
aku tahu hatiu juga bukan untukku, kamu hanya sejenak teringat aku yang pernah mencium kamu kala tertidur.
Tak ada yang istimewa untk kamu simpan dan aku pun mulai merasa aku bukanlah orang yang istimewa setelahnya.
Setelahnya .... kamu mudah meninggalkan aku juga.
Other Stories
Permainan Mematikan: Narsistik
Delapan orang asing diculik dan dipaksa mengikuti serangkaian permainan mematikan. Tujuh d ...
Kenangan Indah Bersama
tentang cinta masa smk,di buat dengan harapan tentang kenangan yang tidak bisa di ulang ...
Institut Tambal Sains
Faris seorang mahasiswa tingkat akhir sudah 7 tahun kuliah belum lulus dari kampusnya. Ia ...
The Pavilion
35 siswa 12 IPA 3 dan 4 guru mereka, sudah bersiap untuk berangkat guna liburan bersama ke ...
Bapakku Bukan Pengkhianat
Udin, seorang laki-laki biasa, berharap kehidupannya baik-baik saja saat para pengkhianat ...
First Snow At Laiden
Bunda Diftri mendidik Naomi dengan keras demi disiplin renang. Naomi sayang padanya, tapi ...