Aku Terima
“Aku gak bisa lagi marah samu kamu.”
Dan aku berharap bahagia kamu selalu, karena kamu telah memilih yang terbaik dan demikian aku.
Aku terima yang seharusnya aku terima, bahkan dari aku mengambil keputusan.
Melepaskanmu dan tak berharap kamu kembali menjadi milikku.
Aku terima apa yang sudah menjadi takdir kita masing-masing.
Tak ada yang perlu lagi diharapkan, semua hanyalah cerita bisa jadi usang, tapi tetap terjaga di hatiku.
Aku terima dan aku simpan dengan baik.
Other Stories
Cinta Dibalik Rasa
Cukup lama menunggu, akhirnya pramusaji kekar itu datang mengantar kopi pesananku tadi. ...
Hidup Sebatang Rokok
Suratemu tumbuh dalam belenggu cinta Ibu yang otoriter, nyaris menjadi kelinci percobaan d ...
Namaku May
Belajar tak mengenal usia, gender, maupun status sosial. Kisah ini menginspirasi untuk ter ...
Egler
Anton, anak tunggal yang kesepian karena orang tuanya sibuk, melarikan diri ke dunia game ...
Dua Tangkai Edelweis
Dalam liburan singkat di Cianjur, Rani—remaja tomboy berhati lembut—mengalami pertemua ...
Diary Anak Pertama
Sejak ibunya meninggal saat usianya baru menginjak delapan tahun, Alira harus mengurus adi ...