Namaku Amelia

Reads
1.5K
Votes
0
Parts
11
Vote
Report
Namaku Amelia
Namaku Amelia
Penulis Michael Lianto

Prolog

Sore hari,
di dalam gedung tua belakang sekolah yang terbuat dari asbes dan seng berkarat itu,
aku cuma bisa menangis keras.

Sambil terduduk, kedua tanganku berusaha menutupi wajahku agar tak terlihat meskipun ruangan ini sangat gelap. Aku tidak bisa lihat wajahnya, tapi sepertinya ada tiga orang dan dari suaranya mereka semua perempuan. Sepertinya ada teman sekelas, tapi juga teman kelas sebelah. Itupun kalau mereka bisa disebut teman.

Aku dijambak. Kepalaku sakit. Aku dipukul entah dengan tangan atau dengan tongkat. Aku juga diludahi. Wajahku tak karuan. Seragam putih dan rok merahku juga sudah berantakan.

Entah kenapa tidak ada guru atau pak satpam yang datang mendengar suaraku. Apa mereka sudah pulang? Atau jangan-jangan mereka disuap supaya tidak datang? Atau mereka juga ingin aku disiksa?

Apakah aku memang tidak pantas bahagia?


Other Stories
After Honeymoon (17+)

Dipaksa menikah demi ambisi keluarga, Kirana dan Rhea terjebak dalam pernikahan tanpa cint ...

Kumpulan Tulisan

Sebuah bentuk tulisan tentang pikiran-pikiran yang jenuh dan amarah yang terpendam. ...

Buah Mangga

buah mangga enak rasanya ...

Sayonara ( Halusinada )

Raga berlari di tengah malam, tanpa sekalipun menengok ke belakang. Ia kelalahan hingga te ...

Liburan Di Pulau Terpilih

Setelah putus cinta yang menghancurkan, Anna Mariana mencoba menjalani hari-harinya dalam ...

Puzzle

Ros yatim piatu sejak 14 tahun, lalu menikah di usia 22 tapi sering mendapat kekerasan hin ...

Download Titik & Koma