Makna Dibalik Kalimat (never Ending)

Reads
405
Votes
0
Parts
6
Vote
Report
Makna dibalik kalimat (never ending)
Makna Dibalik Kalimat (never Ending)
Penulis R. Armopa

Mentari Menjelma Bagai Duri

Kau yang pernah ku anggap mentari, kini sirna begitu saja. Hadir mu seakan sangat berharga kala itu. Tak rela rasanya bila harus kehilangan. Mentari yang dibanggakan, kini membawa luka mendalam bagi yang rapuh.

Ucapannya yang manis, membuat raga sempat berpaling. Perhatiannya yang lebih, seakan memberi tanda tersendiri. Tapi semua itu lenyap begiyu saja. Hadirnta kini bagai duri. Menusuk sangat dalam hingga menembus relung hati.

Ketika di depan kau berkata manis, namun di belakang kau berkata pahit. Kau menjelma bagai orang tak bersalah. Percaya akan omongnya yang manis, adalah sebuah hal tak terpuji. Kau menghilang begitu saja seolah tak terjadi apa-apa.

Mentari... tak akan ku harapkan lagi kehadirannya. Pergilah kau terbang tinggi di langit. Cukup sudah hati ini kecewa karnanya. Kini kau bagai duri yang tak berfisik.

13 September 2025

Other Stories
Jaki & Centong Nasi Mamak

Jaki, pria 27 tahun. Setiap hari harus menerima pentungan centong nasi di kepalanya gara-g ...

Testing

testing ...

Final Call

Aku masih hidup dalam kemewahan—rumah, mobil, pakaian, dan layanan asisten—semua berka ...

Hujan Yang Tak Dirindukan

Mereka perempuan-perempuan kekar negeri ini. Bertudung kain lusuh, berbalut baju penuh n ...

Perahu Kertas

Satu tahun lalu, Rehan terpaksa putus sekolah karena keadaan ekonomi keluarganya. Sekarang ...

Bayangan Malam

Riel terus bereinkarnasi untuk keseimbangan Klan Iblis dan Klan Dewi. Tapi ia harus merela ...

Download Titik & Koma