Turut Berduka Cinta

Reads
1.4K
Votes
0
Parts
13
Vote
Report
Penulis Sagara

Chapter 8: Atau Hanya Orang Asing

Reza tidak menunggu. "Bukan itu, Ris. Ada sejarah di antara kalian, kan? Tatapan itu terlalu intens untuk sekadar rekan seminar. Lo nggak bisa bohongin gue. Gue kenal lo sepuluh tahun lebih, Bro."

Faris terdiam. Ia menimbang-nimbang. Berbohong akan melindungi Reza sekarang, tapi akan menghancurkan segalanya nanti. Menjadi jujur akan menghancurkan segalanya sekarang, tapi mungkin ini adalah satu-satunya jalan untuk membersihkan kekacauan takdir ini.

"Ya," kata Faris akhirnya, suaranya rendah dan serak. "Ada sejarah. Nayla... adalah Nisa. Cinta pertama gue di SMA."

Reza terhenyak. Gelas berisi air putih yang ia pegang nyaris jatuh. Matanya membesar karena rasa terkejut, diikuti oleh amarah yang membakar. "Nisa? Maksud lo, Nisa yang dulu lo ceritain, yang tiba-tiba hilang gara-gara masalah utang orang tuanya? Nisa yang bikin lo... lo berubah jadi Faris yang sekarang, yang kaku dan penuh prinsip?"

"Iya. Nisa yang sama. Dia ganti nama. Dia ganti identitas. Kami bertemu lagi saat taaruf kamu ini. Gue baru tahu di pertemuan pertama."

Reza bangkit berdiri, matanya dipenuhi amarah dan rasa dikhianati yang mendalam. Langkahnya mendekat, mengancam. "Lo tahu ini dari awal, Ris? Dan lo nggak bilang apa-apa? Lo tahu dia cinta pertama lo, dan lo biarin dia taaruf sama gue? Lo jadi mediator buat mantan pacar lo sendiri? Apa lo gila?"

"Gue nggak tahu harus berbuat apa, Za! Gue kaget. Dia meminta gue untuk tidak mengungkit masa lalu. Dia bilang dia Nayla sekarang. Dia bilang dia memilih kamu," Faris mencoba menjelaskan, tetapi alasannya terdengar lemah, bahkan di telinganya sendiri.

"Memilih gue? Atau dia cuma butuh kepastian yang lo sebutin tadi? Faris, lo tahu gue cinta mati sama dia! Lo yang meyakinkan gue kalau dia wanita sempurna! Lo tahu bagaimana gue berharap dia jadi istri gue! Dan sekarang, lo mau bilang dia itu cinta pertama lo? Lo menanam benih penghianatan di proses taaruf yang lo agung-agungkan ini!"

Reza bangkit dan mulai mondar-mandir. "Lo tahu, Ris? Selama ini, gue selalu iri sama ketenangan lo. Lo yang paling ngerti soal agama, soal ikhlas, soal komitmen. Lo yang ngajarin gue kalau mencari istri itu harus pake akal sehat, bukan cuma nafsu. Dan sekarang, lo jadi penghalang bagi prinsip lo sendiri! Lo menipu gue dengan dalih profesi!"

"Gue nggak menipu lo, Za! Gue melindungi lo dari informasi yang nggak penting!" Faris membela diri, suaranya naik satu oktaf. "Nisa itu masa lalu yang mati! Gue datang ke pertemuan itu, melihatnya, dan gue mencoba menguburnya lagi, demi kamu! Kalau gue egois, gue pasti sudah bilang ke dia dari awal bahwa gue mau dia kembali!"

"Kenapa lo nggak ngelakuin itu?!" teriak Reza. "Kenapa lo nggak jujur dari awal ke gue, sebelum hati gue terlanjur jatuh?! Lo cuma bilang Nayla itu wanita ideal. Lo nggak bilang kalau dia adalah kepingan hati lo yang hilang! Lo menghina persahabatan kita dengan kebohongan ini!"

Reza berhenti, menatap Faris dengan mata merah penuh rasa sakit. "Gue nggak peduli soal Nayla lari dari utang. Gue nggak peduli soal ganti nama. Tapi gue peduli soal kejujuran lo, Ris! Lo sahabat gue. Persahabatan kita ini dibangun dari kepercayaan. Lo yang seharusnya jadi pilar buat gue, malah jadi orang yang paling harus gue curigai di pernikahan gue sendiri."

"Gue minta maaf, Za. Gue nggak bermaksud. Gue hanya bingung, terjebak di antara Nisa, Nayla, dan lo," lirih Faris.

"Kebingungan lo hampir menghancurkan takdir gue, Ris," Reza menyeka air matanya dengan kasar. "Gue akan batalin taaruf ini. Gue nggak bisa nikah sama perempuan yang masih punya rahasia sama sahabat gue," putus Reza dengan suara bergetar.


Other Stories
Cahaya Dalam Ketidakmungkinan

Nara pernah punya segalanya—hidup yang tampak sempurna, bahagia tanpa cela. Hingga suatu ...

Kuntilanak Gaul

Rasa cemburu membuat Lydia benci kepada Reisha. Dia tidak bisa terima saat Edward, cowok y ...

Mauren Lupakan Masa Lalu

Mauren menolak urusan cinta karena trauma keluarga dan nyaman dengan tampilannya yang mask ...

Mr. Perfectionist

Arman dan Audi sebenarnya tetangga dekat, namun baru akrab setelah satu sekolah. Meski ser ...

DI BAWAH PANJI DIPONEGORO

Damar, seorang Petani, terpanggil untuk berjuang mengusir penjajah Belanda dari tanah airn ...

Luka

LUKA Tiga sahabat. Tiga jalan hidup. Tiga luka yang tak kasatmata. Moana, pejuang garis ...

Download Titik & Koma