Jaki & Centong Nasi Mamak

Reads
884
Votes
0
Parts
8
Vote
Report
Jaki & centong nasi mamak
Jaki & Centong Nasi Mamak
Penulis Indira Isvandiary

Jaki Enam

“Tidak, aku tidak mau mati! Mamakkk ... hueee~ Mamak!”
Aku meronta-ronta.

TOENG!
Kurasakan pukulan familier di kepalaku.

“JAKI!” Jeritan Nyokap semakin menjadi-jadi. Namun, kini tak ada lagi suara tangisan.

TOENG!

Centong nasi itu, terasa begitu nyata. Kumohon, sekali lagi. Aku sangat merindukannya.

TOENG! TOENG! TOENG!
Oke, cukup. Itu berlebihan.

“JAKI, BANGUN!” seru suara Nyokap lagi.

Perlahan, kubuka mataku, mendapati diriku tertidur di lantai ruang tamu, di sebelah sofa butut. Agaknya, aku terjatuh dari situ. Buru-buru aku bangkit ke posisi duduk.

“Mak?!”

Kulihat Nyokap menepuk centong nasinya beberapa kali ke pipiku

“Udah sadar? Enak ya, abis makan nasi pake tempe langsung nyambung tidur. Apaan mati-mati, hah? Mimpi buruk? Hmm?! Sukurin kamu!”

Eh, jadi yang tadi tuh ... mimpi?

Other Stories
Hati Yang Beku

Jakarta tak pernah tidur: siang dipenuhi kemacetan, malam dengan gemerlap dunia, meski ada ...

Kau Bisa Bahagia

Airin harus menikah dalam 40 hari demi warisan ayahnya, namun hatinya tetap pada Arizal, c ...

Namaku May

Belajar tak mengenal usia, gender, maupun status sosial. Kisah ini menginspirasi untuk ter ...

Setinggi Awan

Di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk-pikuk kota, Awan tumbuh dengan mimpi besar. Ia i ...

Tajwid Cinta Di Tanah Tinggi

Fatimah (Fafa), seorang gadis kota yang lebih akrab dengan diskon skincare daripada kitab ...

Keikhlasan Cinta

6 tahun Hasrul pergi dari keluarganya, setelah dia kembali dia dipertemukan kembali dengan ...

Download Titik & Koma