Jaki Enam
“Tidak, aku tidak mau mati! Mamakkk ... hueee~ Mamak!”
Aku meronta-ronta.
TOENG!
Kurasakan pukulan familier di kepalaku.
“JAKI!” Jeritan Nyokap semakin menjadi-jadi. Namun, kini tak ada lagi suara tangisan.
TOENG!
Centong nasi itu, terasa begitu nyata. Kumohon, sekali lagi. Aku sangat merindukannya.
TOENG! TOENG! TOENG!
Oke, cukup. Itu berlebihan.
“JAKI, BANGUN!” seru suara Nyokap lagi.
Perlahan, kubuka mataku, mendapati diriku tertidur di lantai ruang tamu, di sebelah sofa butut. Agaknya, aku terjatuh dari situ. Buru-buru aku bangkit ke posisi duduk.
“Mak?!”
Kulihat Nyokap menepuk centong nasinya beberapa kali ke pipiku
“Udah sadar? Enak ya, abis makan nasi pake tempe langsung nyambung tidur. Apaan mati-mati, hah? Mimpi buruk? Hmm?! Sukurin kamu!”
Eh, jadi yang tadi tuh ... mimpi?
Aku meronta-ronta.
TOENG!
Kurasakan pukulan familier di kepalaku.
“JAKI!” Jeritan Nyokap semakin menjadi-jadi. Namun, kini tak ada lagi suara tangisan.
TOENG!
Centong nasi itu, terasa begitu nyata. Kumohon, sekali lagi. Aku sangat merindukannya.
TOENG! TOENG! TOENG!
Oke, cukup. Itu berlebihan.
“JAKI, BANGUN!” seru suara Nyokap lagi.
Perlahan, kubuka mataku, mendapati diriku tertidur di lantai ruang tamu, di sebelah sofa butut. Agaknya, aku terjatuh dari situ. Buru-buru aku bangkit ke posisi duduk.
“Mak?!”
Kulihat Nyokap menepuk centong nasinya beberapa kali ke pipiku
“Udah sadar? Enak ya, abis makan nasi pake tempe langsung nyambung tidur. Apaan mati-mati, hah? Mimpi buruk? Hmm?! Sukurin kamu!”
Eh, jadi yang tadi tuh ... mimpi?
Other Stories
Kepentok Kacung Kampret
Renata bagai langit yang sulit digapai karena kekayaan dan kehormatan yang melingkupi diri ...
DI BAWAH PANJI DIPONEGORO
Damar, seorang petani terpanggil jiwanya untuk berjuang mengusir penjajah Belanda di bawah ...
Kado Dari Dunia Lain
"Jika Kebahagiaan itu bisa dibeli, maka aku akan membelinya." Di tengah kondisi hidup Yur ...
The Pavilion
35 siswa 12 IPA 3 dan 4 guru mereka, sudah bersiap untuk berangkat guna liburan bersama ke ...
Ablasa
Perjalanan Nindya dan teman-temannya ke Nusakambangan menjadi menyeramkan setelah mereka t ...
.
. ...