Jaki & Centong Nasi Mamak

Reads
884
Votes
0
Parts
8
Vote
Report
Jaki & centong nasi mamak
Jaki & Centong Nasi Mamak
Penulis Indira Isvandiary

Jaki Tiga

Tidak mandi dan lantas meninggalkan piring kotor di atas meja, aku langsung cabut ke tempat tongkrongan dengan motorku. Suara knalpot yang bising, memantik langkah cepat nyokap untuk segera menyusulku ke depan rumah.

“Jaki! Mau ke mana kamu?! Balik bawa duit, atau malem ini tidur di luar!”

Aku mengabaikan ancaman Nyokap dan langsung tancap gas.

Setiba di tujuan, tampak kawan-kawan senasib setia menghabiskan waktu di sana; di rumah panggung kayu berukuran tak terlalu besar. Ada yang ngopi, karena memang dekat warkop. Main catur. Bahkan, melanjutkan tidur.

“Oi, Jak!” sapa temanku, Bowo. Dia yang mengopi, ditemani pisang goreng. “Makan-makan.”

“Udah,” kataku.

“Tumben telat ….”

Aku duduk di sebelah Bowo. “Lu kira kita kerja kantoran, ada telat-telat segala. Hah, sialan! Gue ribut lagi sama Nyokap. Makin rese kalo udah deket-deket bayar kontrakan. Kapan ya dia nyusul Bokap gue ke alam baka? Biar hidup gue tenang.”

“HUSH! Sadis lu, Jak! Lu harusnya bersyukur ya, masih ada yang mau ngurus anak bangkotan gak berguna kayak lu. Lu barusan nggak bakal bilang, ‘udah makan’, kalo bukan karena dimasakin Nyokap lu. Nih, lihat gue ... ditinggal anak-istri. Orang tua juga udah nggak ada.”

“Bacot bener si Bowo,” batinku. Aku tidak butuh dinasehati, apalagi adu nasib.

“Dan hati-hati, Jak, kalo ngomong atau sumpah serapah gitu. Siapa tahu, elu yang malah dipanggil Tuhan duluan daripada Nyokap lu,” tambah Bowo memperingati.

Aku hanya bergeming. Tersentak sedikit.

“Eh, Jak, omong-omong. Malam ini ada ngetrek motor. Hadiahnya lumayan loh, 1 juta.”

Akhirnya, Bowo beralih ke topik lain. Mataku yang tadinya menyipit malas, seketika membulat antusias.

“Serius 1 juta, Wo?”

Bowo mengangguk.

Kusimak perkataan dia. Setelah mempertimbangkan beberapa hal, aku memutuskan untuk ikut serta dalam lomba itu. Lumayan, kalau menang duitnya bisa buat bayar kontrakan.

***

Other Stories
Devil's Bait

Dari permainan kartu tarot, Lanasha meramal lima temannya akan mengalami kejadian aneh hin ...

Gadis Loak & Dua Pelita

SEKAR. Gadis 16 tahun, penjual kue pasar yang dijuluki "gadis loak" karena sering menukar ...

7 Misteri Di Korea

Untuk membuat acara spesial di ulang tahun ke lima majalah pariwisata Arsha Magazine, Om D ...

Mozarella Bukan Cinderella

Moza tinggal di Panti Asuhan Muara Kasih Ibu sejak ia pertama kali melihat dunia. Seseo ...

Hujan Yang Tak Dirindukan

Perjalanan menuju kebun karet harus melalui jalan bertanah merah. Nyawa tak jarang banyak ...

Di Luar Rencana

Hening yang tidak akur dengan Endaru, putrinya, harus pulang ke kampung halaman karena Ibu ...

Download Titik & Koma