Part 5
Hari telah berganti, pagi telah tiba. Robet langsung mengecek handphone-nya ketika sudah bangun dan berharap pesan yang semalam sudah dibalas oleh Oliv.
Menyedihkan sekali, pesan yang dikirim oleh Robet semalem belum dibalas. Robet memberanikan diri untuk mengirim pesan baru kepada Oliv.
---
Aplikasi Chat Online
Untuk Oliv
Robet : "Hai Oliv, selamat pagi."
---
Robet sangat menunggu balasan dari Oliv. Selama menunggu itu, Robet bersiap-siap untuk pergi ke sekolah agar tidak kesiangan. Setelah siap, Robet pun langsung berangkat ke sekolahnya.
Sesampai di kelas, Robet melihat bahwa Oliv sudah sampai duluan dan masih sendirian tanpa teman-temannya yang belum datang. Melihat Oliv sedang sendirian, Robet langsung menghampirinya untuk mengobrol sebentar.
"Hai Oliv, udah sampai aja di kelas."
"Hehehe iya nih." Jawab Oliv tertawa kecil sambil memainkan handphone-nya yang ia genggam saat duduk di tempat duduknya.
Seketika Robet langsung ingat bahwa pesan yang semalam dan terbaru belum dibalas oleh Oliv. Akhirnya ia langsung menanyakan hal tersebut langsung ke yang bersangkutan.
"Eh iya liv, kamu kok ga bales pesan ku ya?"
Mendengar pertanyaan itu langsung dari Robet, dirinya langsung panik. Oliv mencari alasan agar bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan Robet. Oliv yang bingung hanya bisa menjawab sebisanya dengan terbata-bata.
"Eee...gapapa sih Robet, semalem aku udah ngantuk banget jadi pesan mu hanya dibaca aja."
Robet yang sudah mendapatkan jawaban dari Oliv langsung pergi ke tempat duduknya.
"Owh gitu... Aku kira ada sesuatu. Ya udah aku ke tempat duduk ku ya."
Mereka pun menjalani sekolah seperti hari-hari biasanya. Ada yang sedikit berbeda dari Robet. Biasanya ia hanya bercanda dengan ketiga temannya saja, tapi saat ini ia sudah mulai dekat dengan Oliv. Hal itu membuat Robet semakin bersemangat ketika sekolah.
---
Hari demi hari telah berlalu, Robet merasa semakin dekat dengan Oliv baik saat bertemu langsung maupun saat sedang chatingan online. Robet yang sedari awal memang suka kepada Oliv, akhirnya ia menceritakan perasaannya tersebut kepada ke tiga temannya itu saat di sekolah.
Saat sudah di sekolah dan ia sudah kumpul dengan temannya, ia langsung menceritakan mengenai apa yag sedang terjadi dengan dirinya kepada Oliv.
"Eh kayaknya gw suka deh sama Oliv."
Setelah mengetahui hal tersebut dari Robet, mereka langsung terkejut lantaran tidak menyangka bahwa Robet cukup bernyali juga untuk berani menyukai wanita paling cantik di kelasnya.
"Wah serius kamu suka sama si Oliv itu?" tanya Arelo terkejut menatap Robet.
"Iya gw serius!" ucap Robet meyakinkan Arelo.
Reret pun berkata "Udah gila lu Robet! Lu tau kan Oliv itu perempuan cantik di kelas ini? Ga mudah loh buat ngedapetinnya."
"Iya gw tau, tapi ya namanya juga perasaan mau gimana lagi? Ga ada yang tau kan." Ucap Robet.
Robet yang menceritakan hal itu kepada temannya, seketika terbesit dipikiran Dijay untuk menjahilinya.
"APA ROBET?! LU SUKA SAMA OLIV?!!" Teriak jahil Dijay saat itu di dalam kelas.
"Eh jangan teriak gitu, gw malu kalau sampe kedengeran sama si Oliv." ucap Robet yang takut kalau Oliv mendengarnya.
"Cieeee ada yang lagi jatuh cinta nih..." Ejek Dijay kepada Robet.
"Jangan gitu dong! Gw jadi tengsin nih..." ucap Robet yang tengsin dan takut kalau pergerakannya akan diketahui oleh sang pujaan hati.
Hari demi hari telah berlalu, Robet mengira Oliv juga suka padanya. Kenapa Robet bisa berprasangka seperti itu? Karena Robet adalah orang yang terlalu cepat untuk mengambil sebuah keputusan.
Ia berpikir dengan semakin dekatnya mereka berdua itu, Oliv juga suka kepadanya karena respon dari sang pujaan hati yang seolah-olah memberi sinyal tersendiri.
Tanpa sepengetahuan siapapun, salah satu teman Oliv ternyata ada yang menyimpan rasa terhadap Robet. Namun hal itu tidak disadari oleh Robet sendiri lantaran ia hanya fokus untuk mendekati sang pujaan hatinya, Oliv.
Suatu hari, mereka sedang berada di sekolah. Ada yang beda dari biasanya pada saat waktu istirahat telah tiba. Reret, Dijay, Arelo mereka bercanda ria saat sudah istirahat tanpa ada teman satunya lagi.
Siapa itu yang dimaksud?? Yap orang yang dimaksud itu adalah Robet. Dimana ia berada?? Robet sedang berada di bangku kumpulan teman-teman Oliv. Robet terlihat sangat asik dan seperti melupakan ke tiga temannya itu.
Melihat hal itu, Reret yang sedikit kesal kepada Robet akhirnya memberi teguran kepadanya.
"Oi Robet! sini lah! Lu udah mulai lupain kita ya?"
Namun perkataan itu tidak digubris oleh Robet, ia tetap saja bercanda dengan Oliv dan ketiga temannya hingga waktu istirahat telah usai.
Setelah sekian lama melakukan pendekatan, Robet memantapkan hatinya dan ingin menyatakan perasaan kepada Oliv. Sebelum benar-benar menyatakan pesaraannya kepada Oliv, Robet meminta saran terlebih dahulu kepada ke tiga temannya.
Meskipun Robet sering sekali berpisah dengan ketiga temannya pada saat istirahat setelah dekat dengan Oliv, ia tidak lupa bahwa dirinya masih memiliki teman. Robet akhirnya memberi tahu ketiga temannya itu mengenai apa yang ingin ia lakukan.
"Gw mau nyatain perasaan ke Oliv, menurut kalian gimana?" Tanya Robet kepada ketiga temannya itu.
"Ya kalau lu emang serius nyatain aja perasaan lu ke Oliv." Jawab Arelo yang mendukung Robet.
"Iya nyatain aja jangan takut, kami ngedukung lu kok!" Kata Dijay yang memberikan semangat kepada temannya yang sedang jatuh cinta itu.
Sementara itu, seorang teman Robet tidak memberikan respon apapun terkait pertanyaan Robet itu. Siapa dia? Orang itu adalah Reret. Reret masih merasa kesal ke Robet lantaran dirinya menilai bahwa Robet berkumpul kembali dengan mereka jika hanya ada maunya saja.
Tapi hal tersebut tidak disadari oleh Robet. Bahkan ia tidak menyadari salah satu temannya itu tidak memberikan respon apapun.
---
Alloowww teman-teman. Kok parah banget ya si Robet itu sampai melupakan temannya hanya untuk mendekati wanita.
Kalian gitu juga gak si gais? pas mau deketin lawan jenis terus lupa temen sebentar. Tapi ga sepenuhnya lupa, dateng lagi ke temen kalau butuh saran doang kayak si Robet itu.
Kira-kira pertemanan antara Robet dengan Dijay, Reret, dan Arelo bakal hancur gak ya setelah sikap Robet seperti itu? Apa ketiga temannya itu tetap setia dengan Robet?
Hmm... Dari pada nebak-nebak yang belum pasti mening lets go gak siiee ke next part? Gass kali yeee. Sampai ketemu di next part gaiiss, Babaaayyyyyy.
Menyedihkan sekali, pesan yang dikirim oleh Robet semalem belum dibalas. Robet memberanikan diri untuk mengirim pesan baru kepada Oliv.
---
Aplikasi Chat Online
Untuk Oliv
Robet : "Hai Oliv, selamat pagi."
---
Robet sangat menunggu balasan dari Oliv. Selama menunggu itu, Robet bersiap-siap untuk pergi ke sekolah agar tidak kesiangan. Setelah siap, Robet pun langsung berangkat ke sekolahnya.
Sesampai di kelas, Robet melihat bahwa Oliv sudah sampai duluan dan masih sendirian tanpa teman-temannya yang belum datang. Melihat Oliv sedang sendirian, Robet langsung menghampirinya untuk mengobrol sebentar.
"Hai Oliv, udah sampai aja di kelas."
"Hehehe iya nih." Jawab Oliv tertawa kecil sambil memainkan handphone-nya yang ia genggam saat duduk di tempat duduknya.
Seketika Robet langsung ingat bahwa pesan yang semalam dan terbaru belum dibalas oleh Oliv. Akhirnya ia langsung menanyakan hal tersebut langsung ke yang bersangkutan.
"Eh iya liv, kamu kok ga bales pesan ku ya?"
Mendengar pertanyaan itu langsung dari Robet, dirinya langsung panik. Oliv mencari alasan agar bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan Robet. Oliv yang bingung hanya bisa menjawab sebisanya dengan terbata-bata.
"Eee...gapapa sih Robet, semalem aku udah ngantuk banget jadi pesan mu hanya dibaca aja."
Robet yang sudah mendapatkan jawaban dari Oliv langsung pergi ke tempat duduknya.
"Owh gitu... Aku kira ada sesuatu. Ya udah aku ke tempat duduk ku ya."
Mereka pun menjalani sekolah seperti hari-hari biasanya. Ada yang sedikit berbeda dari Robet. Biasanya ia hanya bercanda dengan ketiga temannya saja, tapi saat ini ia sudah mulai dekat dengan Oliv. Hal itu membuat Robet semakin bersemangat ketika sekolah.
---
Hari demi hari telah berlalu, Robet merasa semakin dekat dengan Oliv baik saat bertemu langsung maupun saat sedang chatingan online. Robet yang sedari awal memang suka kepada Oliv, akhirnya ia menceritakan perasaannya tersebut kepada ke tiga temannya itu saat di sekolah.
Saat sudah di sekolah dan ia sudah kumpul dengan temannya, ia langsung menceritakan mengenai apa yag sedang terjadi dengan dirinya kepada Oliv.
"Eh kayaknya gw suka deh sama Oliv."
Setelah mengetahui hal tersebut dari Robet, mereka langsung terkejut lantaran tidak menyangka bahwa Robet cukup bernyali juga untuk berani menyukai wanita paling cantik di kelasnya.
"Wah serius kamu suka sama si Oliv itu?" tanya Arelo terkejut menatap Robet.
"Iya gw serius!" ucap Robet meyakinkan Arelo.
Reret pun berkata "Udah gila lu Robet! Lu tau kan Oliv itu perempuan cantik di kelas ini? Ga mudah loh buat ngedapetinnya."
"Iya gw tau, tapi ya namanya juga perasaan mau gimana lagi? Ga ada yang tau kan." Ucap Robet.
Robet yang menceritakan hal itu kepada temannya, seketika terbesit dipikiran Dijay untuk menjahilinya.
"APA ROBET?! LU SUKA SAMA OLIV?!!" Teriak jahil Dijay saat itu di dalam kelas.
"Eh jangan teriak gitu, gw malu kalau sampe kedengeran sama si Oliv." ucap Robet yang takut kalau Oliv mendengarnya.
"Cieeee ada yang lagi jatuh cinta nih..." Ejek Dijay kepada Robet.
"Jangan gitu dong! Gw jadi tengsin nih..." ucap Robet yang tengsin dan takut kalau pergerakannya akan diketahui oleh sang pujaan hati.
Hari demi hari telah berlalu, Robet mengira Oliv juga suka padanya. Kenapa Robet bisa berprasangka seperti itu? Karena Robet adalah orang yang terlalu cepat untuk mengambil sebuah keputusan.
Ia berpikir dengan semakin dekatnya mereka berdua itu, Oliv juga suka kepadanya karena respon dari sang pujaan hati yang seolah-olah memberi sinyal tersendiri.
Tanpa sepengetahuan siapapun, salah satu teman Oliv ternyata ada yang menyimpan rasa terhadap Robet. Namun hal itu tidak disadari oleh Robet sendiri lantaran ia hanya fokus untuk mendekati sang pujaan hatinya, Oliv.
Suatu hari, mereka sedang berada di sekolah. Ada yang beda dari biasanya pada saat waktu istirahat telah tiba. Reret, Dijay, Arelo mereka bercanda ria saat sudah istirahat tanpa ada teman satunya lagi.
Siapa itu yang dimaksud?? Yap orang yang dimaksud itu adalah Robet. Dimana ia berada?? Robet sedang berada di bangku kumpulan teman-teman Oliv. Robet terlihat sangat asik dan seperti melupakan ke tiga temannya itu.
Melihat hal itu, Reret yang sedikit kesal kepada Robet akhirnya memberi teguran kepadanya.
"Oi Robet! sini lah! Lu udah mulai lupain kita ya?"
Namun perkataan itu tidak digubris oleh Robet, ia tetap saja bercanda dengan Oliv dan ketiga temannya hingga waktu istirahat telah usai.
Setelah sekian lama melakukan pendekatan, Robet memantapkan hatinya dan ingin menyatakan perasaan kepada Oliv. Sebelum benar-benar menyatakan pesaraannya kepada Oliv, Robet meminta saran terlebih dahulu kepada ke tiga temannya.
Meskipun Robet sering sekali berpisah dengan ketiga temannya pada saat istirahat setelah dekat dengan Oliv, ia tidak lupa bahwa dirinya masih memiliki teman. Robet akhirnya memberi tahu ketiga temannya itu mengenai apa yang ingin ia lakukan.
"Gw mau nyatain perasaan ke Oliv, menurut kalian gimana?" Tanya Robet kepada ketiga temannya itu.
"Ya kalau lu emang serius nyatain aja perasaan lu ke Oliv." Jawab Arelo yang mendukung Robet.
"Iya nyatain aja jangan takut, kami ngedukung lu kok!" Kata Dijay yang memberikan semangat kepada temannya yang sedang jatuh cinta itu.
Sementara itu, seorang teman Robet tidak memberikan respon apapun terkait pertanyaan Robet itu. Siapa dia? Orang itu adalah Reret. Reret masih merasa kesal ke Robet lantaran dirinya menilai bahwa Robet berkumpul kembali dengan mereka jika hanya ada maunya saja.
Tapi hal tersebut tidak disadari oleh Robet. Bahkan ia tidak menyadari salah satu temannya itu tidak memberikan respon apapun.
---
Alloowww teman-teman. Kok parah banget ya si Robet itu sampai melupakan temannya hanya untuk mendekati wanita.
Kalian gitu juga gak si gais? pas mau deketin lawan jenis terus lupa temen sebentar. Tapi ga sepenuhnya lupa, dateng lagi ke temen kalau butuh saran doang kayak si Robet itu.
Kira-kira pertemanan antara Robet dengan Dijay, Reret, dan Arelo bakal hancur gak ya setelah sikap Robet seperti itu? Apa ketiga temannya itu tetap setia dengan Robet?
Hmm... Dari pada nebak-nebak yang belum pasti mening lets go gak siiee ke next part? Gass kali yeee. Sampai ketemu di next part gaiiss, Babaaayyyyyy.
Other Stories
Di Bawah Panji Dipenogoro
Damar, adalah seorang petani yang terpanggil untuk berjuang bersama mengusir penjajah Bela ...
Agum Lail Akbar
Tentang seorang anak yang terlahir berkebutuhan khusus, yang memang Allah ciptakan untuk m ...
Cinta Koma
Cinta ini tak tahu sampai kapan akan bertahan. Jika semesta tak mempertemukan kita, biarla ...
Ablasa
Perjalanan Nindya dan teman-temannya ke Nusakambangan menjadi menyeramkan setelah mereka t ...
Osaka Meet You
Buat Nara, mama adalah segalanya.Sebagai anak tunggal, dirinya dekat dengan mama dibanding ...
Bukan Cinta Sempurna
Meski populer di sekolah, Dini diam-diam mencintai Widi. Namun Widi justru menjodohkannya ...