Part 6
Setelah menerima jawaban dari kedua temannya tersebut, akhirnya Robet memantapkan niatnya untuk mencoba menyatakan perasaan ke Oliv.
"Oke nanti gw bakal nyatain perasaan ke Oliv, tapi ga sekarang ya."
Setelah itu Robet mulai mengumpulkan keberaniannya untuk melakukan hal itu. Hari demi hari telah berlalu, hari yang ditunggu-tunggu tiba.
Akhirnya Robet memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya ke Oliv melalui pesan yang ia kirimkan di room chat-nya dengan Oliv ketika mereka berdua sedang berada di rumah masing-masing.
---
Aplikasi chat online
Unuk Oliv
Robet : "Hai Oliv, aku boleh ngobrol sesuatu yang serius ga ya ke kamu?"
Tak perlu waktu lama untuk pesan Robet dibalas oleh Oliv.
Oliv : "Haii juga, boleh kok. Kamu mau ngomong apa emangnya?"
Saat itu lah hati Robet berdebar kencang sekali tidak seperti biasanya. Ia sempat terdiam untuk beberapa saat karena dirinya bingung harus merangkai kata untuk menyataan perasaannya tersebut.
Robet : "Eee...Gimana ya bingung aku."
Robet sangat gugup sekali, padahal dirinya menyatakan perasaannya tersebut melalui aplikasi chat online. Itu saja sudah membuat Robet sangat gugup, bagaimana jika menyatakannya secara langsung? Bisa-bisa Robet pingsan di tempat mungkin.
Oliv : "Kamu kenapa? Kok kayak orang yang gugup sih?"
Robet : "Aku mau jujur ke kamu, boleh kan?"
Oliv : "Iya boleh kok."
Robet : "Sebenernya aku suka sama kamu, dari awal kita berdua bercanda untuk pertama kalinya aku langsung memiliki perasaan ke kamu."
Robet : "Kamu mau ga jadi pacar aku liv?"
Setelah Oliv menerima pesan itu dari Robet, dirinya sempat terdiam lantaran terkejut dan bingung harus memberikan respon seperti apa.
Dirinya hanya membaca pesan dari Robet. Mengetahui pesannya tak dibalas, akhirnya Robet memilih untuk bermain game terlebih dahulu sembari menunggu balasan dari Oliv.
---
Oliv yang sedang bingung akan hal itu, akhirnya ia langsung memberi tahu ketiga temannya itu melalui grub yang ada di salah satu aplikasi chat online.
---
Aplikasi Chat Online
Untuk Akira, Yuna, Nala
Oliv : "Guys, aku ada info penting!"
Mendapat hal itu, ketiga teman Oliv serempak langsung muncul digrub itu.
Akira : "Kenapa liv?"
Yuna : "Ada Info apa emang?"
Nala : "Jangan bilang kamu mau kasih info soal tugas yang belum dikerjakan ya?"
Oliv langsung me-reply pesan dari Nala.
Oliv : "Ih bukan soal tugas, ini lebih penting lagi!"
Nala : "Terus apa dong kalau bukan soal tugas?"
Oliv : "Si Robet nyatain perasaannya ke aku!"
Ketiga temannya itu langsung ikut terkejut mengetahui hal tersebut.
Yuna : "Apa!? Kamu serius ini!?"
Oliv : "Iya aku serius ini!"
Nala : "Pas kapan emang? Dimana?"
Oliv : "Tadi, dia tiba-tiba chat aku nyatain perasaan gitu."
Nala : "Owh lewat chat."
Yuna : "Terus gimana? Kamu terima gak?"
Mereka bertiga saling chatan di grub itu, tanpa disadar salah satu temannya hanya menyimak saja di grub itu tanpa memberi respon tersebut.
Akira yang suka kepada Robet secara diam-diam sedikit sakit hati setelah mengetahui sang pujaan hatinya telah menyatakan perasaan kepada temannya sendiri yaitu Oliv.
Oliv : "Nah itu masalahnya, aku belum menjawabnya."
Nala : "Kenapa belum dijawab?"
Nala : "Kamu suka gak ke si Robet?"
Yuna : "Iya bener, kamu suka gak ke si Robet?"
Oliv : "Gimana ya? Aku juga bingung!"
Yuna : "Ya kamu chat aja dia, kalau kamu suka ya kamu bales iya."
Nala : "Iya bener itu kata si Yuna."
Oliv : "Oke deh nanti coba ku balas pesannya itu.
Akhirnya obrolan mereka di grub itu selesai setelah perbincangan yang cukup panjang. Akira yang masih sedikit sakit hati tetap tidak memberikan respon apapun di grub hingga obrolan selesai.
---
Allowww teman-teman, nyali Robet sih beneran berani yee gak yang sekedar omongan doang. Patut diacungi jempol nih keberanian dari Robet.
Eh tapi bentar dulu deh... Kok kayak ada yang ganjel gitu ya? Tapi apa? Owh iya salah satu temen Oliv kan ada yang suka ke si Robet. Terus gimana ya nasib dia?
Terus Oliv terima cintanya Robet gak ya? Kalau diterima sih kasian juga itu temennya Oliv. Bisa-bisa pertemanan mereka hancur hanya karena rebutan laki-laki yang sama.
Hmm menarik... Dari pada asal tebak mending lets go gak siiee ke next part? Gass kali yeee. Sampai ketemu gais di cerita selanjutnya, Babaayyyyy.
"Oke nanti gw bakal nyatain perasaan ke Oliv, tapi ga sekarang ya."
Setelah itu Robet mulai mengumpulkan keberaniannya untuk melakukan hal itu. Hari demi hari telah berlalu, hari yang ditunggu-tunggu tiba.
Akhirnya Robet memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya ke Oliv melalui pesan yang ia kirimkan di room chat-nya dengan Oliv ketika mereka berdua sedang berada di rumah masing-masing.
---
Aplikasi chat online
Unuk Oliv
Robet : "Hai Oliv, aku boleh ngobrol sesuatu yang serius ga ya ke kamu?"
Tak perlu waktu lama untuk pesan Robet dibalas oleh Oliv.
Oliv : "Haii juga, boleh kok. Kamu mau ngomong apa emangnya?"
Saat itu lah hati Robet berdebar kencang sekali tidak seperti biasanya. Ia sempat terdiam untuk beberapa saat karena dirinya bingung harus merangkai kata untuk menyataan perasaannya tersebut.
Robet : "Eee...Gimana ya bingung aku."
Robet sangat gugup sekali, padahal dirinya menyatakan perasaannya tersebut melalui aplikasi chat online. Itu saja sudah membuat Robet sangat gugup, bagaimana jika menyatakannya secara langsung? Bisa-bisa Robet pingsan di tempat mungkin.
Oliv : "Kamu kenapa? Kok kayak orang yang gugup sih?"
Robet : "Aku mau jujur ke kamu, boleh kan?"
Oliv : "Iya boleh kok."
Robet : "Sebenernya aku suka sama kamu, dari awal kita berdua bercanda untuk pertama kalinya aku langsung memiliki perasaan ke kamu."
Robet : "Kamu mau ga jadi pacar aku liv?"
Setelah Oliv menerima pesan itu dari Robet, dirinya sempat terdiam lantaran terkejut dan bingung harus memberikan respon seperti apa.
Dirinya hanya membaca pesan dari Robet. Mengetahui pesannya tak dibalas, akhirnya Robet memilih untuk bermain game terlebih dahulu sembari menunggu balasan dari Oliv.
---
Oliv yang sedang bingung akan hal itu, akhirnya ia langsung memberi tahu ketiga temannya itu melalui grub yang ada di salah satu aplikasi chat online.
---
Aplikasi Chat Online
Untuk Akira, Yuna, Nala
Oliv : "Guys, aku ada info penting!"
Mendapat hal itu, ketiga teman Oliv serempak langsung muncul digrub itu.
Akira : "Kenapa liv?"
Yuna : "Ada Info apa emang?"
Nala : "Jangan bilang kamu mau kasih info soal tugas yang belum dikerjakan ya?"
Oliv langsung me-reply pesan dari Nala.
Oliv : "Ih bukan soal tugas, ini lebih penting lagi!"
Nala : "Terus apa dong kalau bukan soal tugas?"
Oliv : "Si Robet nyatain perasaannya ke aku!"
Ketiga temannya itu langsung ikut terkejut mengetahui hal tersebut.
Yuna : "Apa!? Kamu serius ini!?"
Oliv : "Iya aku serius ini!"
Nala : "Pas kapan emang? Dimana?"
Oliv : "Tadi, dia tiba-tiba chat aku nyatain perasaan gitu."
Nala : "Owh lewat chat."
Yuna : "Terus gimana? Kamu terima gak?"
Mereka bertiga saling chatan di grub itu, tanpa disadar salah satu temannya hanya menyimak saja di grub itu tanpa memberi respon tersebut.
Akira yang suka kepada Robet secara diam-diam sedikit sakit hati setelah mengetahui sang pujaan hatinya telah menyatakan perasaan kepada temannya sendiri yaitu Oliv.
Oliv : "Nah itu masalahnya, aku belum menjawabnya."
Nala : "Kenapa belum dijawab?"
Nala : "Kamu suka gak ke si Robet?"
Yuna : "Iya bener, kamu suka gak ke si Robet?"
Oliv : "Gimana ya? Aku juga bingung!"
Yuna : "Ya kamu chat aja dia, kalau kamu suka ya kamu bales iya."
Nala : "Iya bener itu kata si Yuna."
Oliv : "Oke deh nanti coba ku balas pesannya itu.
Akhirnya obrolan mereka di grub itu selesai setelah perbincangan yang cukup panjang. Akira yang masih sedikit sakit hati tetap tidak memberikan respon apapun di grub hingga obrolan selesai.
---
Allowww teman-teman, nyali Robet sih beneran berani yee gak yang sekedar omongan doang. Patut diacungi jempol nih keberanian dari Robet.
Eh tapi bentar dulu deh... Kok kayak ada yang ganjel gitu ya? Tapi apa? Owh iya salah satu temen Oliv kan ada yang suka ke si Robet. Terus gimana ya nasib dia?
Terus Oliv terima cintanya Robet gak ya? Kalau diterima sih kasian juga itu temennya Oliv. Bisa-bisa pertemanan mereka hancur hanya karena rebutan laki-laki yang sama.
Hmm menarik... Dari pada asal tebak mending lets go gak siiee ke next part? Gass kali yeee. Sampai ketemu gais di cerita selanjutnya, Babaayyyyy.
Other Stories
Haura
Laki-laki itu teringat masa kecil Haura yang berbakat, berprestasi, dan gemar berpuisi, na ...
Dear Zalina
Zalina,murid baru yang menggemparkan satu sekolah karena pesona nya,tidak sedikit cowok ya ...
Ayudiah Dan Kantini
Waktu terasa lambat karena pahitnya hidup, namun rasa syukur atas persahabatan Ayudyah dan ...
Suffer Alone In Emptiness
Shiona Prameswari, siswi pendiam kelas XI IPA 3, tampak polos dan penyendiri. Namun tiap p ...
Jika Nanti
Adalah sebuah Novel yang dibuat untuk sebuah konten ...
Takdir Cinta
Di balik keluarga yang tampak sempurna, tersimpan rahasia pahit: sang suami memilih pria l ...