Cinta Kadang Kidding

Reads
1.1K
Votes
0
Parts
10
Vote
Report
Cinta kadang kidding
Cinta Kadang Kidding
Penulis R. Armopa

Part 10

Keesokan harinya mereka bertemu kembali saat di kelas. Ada yang berbeda, kini mereka berdua resmi berpacaran. Hubungan mereka belum diketahui oleh siapapun.

Akira telah sampai terlebih dahulu dari teman-temannya dan juga Robet. Ia duduk di bangkunya sambil memainkan handphonenya. Ia berharap Robet datang lebih dulu dari pada teman-temannya agar bisa berpacaran dulu.

"Ish mana sih si Robet kok belum datang juga ya?." Ucap Akira yang terus menunggu kehadiran pacarnya itu.

Tak lama dari itu terdengar suara langkah kaki dari lorong depan kelas. Akira sangat berharap langkah kaki itu adalah Robet. Suara langkah kaki itu terdengar semakin dekat.

"Hai Akira." Sapa Oliv ke Akira yang sudah ada di kelas duluan.

Sial, ternyata suara langkah kaki itu bukanlah Robet. Suara langkah kaki itu dari temannya sendiri, Oliv.

"Eh iya hallo Oliv." Sapaan balik dari Akira ke Oliv.

"Tumben kamu udah ada di kelas duluan, ada apa?" Tanya Oliv yang heran kenapa temannya itu sudah ada di dalam kelas.

Akira yang semangat menunggu kedatangan pacarnya itu mencari alasan agar temannya tidak tahu alasan yang sebenarnya.

"Eeee, ya aku lagi pengen berangkat pagi aja. Emang salah ya?"

"Owh gitu, ya gak salah sih malah bagus." Ucap Oliv pada saat itu.

"Hehehe iya." Tawa kecil dari Akira menimpal perkataan dari Oliv.

Akhirnya mereka berdua berbincang-bincang di dalam kelas sambil menunggu waktu pelajaran di mulai. Satu per satu teman kelasnya Akira dan Oliv telah datang termasuk teman-teman darj Oliv dan juga Robet.

Setelah menunggu lama, akhirnya Robet datang juga. Tapi mereka berdua masih saling malu untuk menyapa saat bertemu langsung. Akhirnya Robet hanya melewati Akira begitu saja sambil melihat ke arah Akira.

Akira tanpa sadar memberikan senyuman tipus kepada Robet saat ia melewati dirinya. Bukannya di balas oleh Robet, senyuman itu diabaikan.

Ternyata Oliv sadar akan senyuman Akira itu pada saat Robet melewati meja mereka. Akhirnya Oliv menanyakan soal itu.

"Kamu kenapa? Kok senyum-senyum pas si Robet lewat?"

"Eeehh, engga kok engga. Aku gpp cuman pengen lagi senyum aja." Jawab Akira kepada Oliv.

Oliv yang sebenarnya sudah tahu soal kedekatan Robet dan juga Akira pura-pura tidak tahu. Akibat senyumannya tidak dibalas oleh Robet, akhirnya Akira menanyakan hal itu kepada Robet melalui handphonenya.

Aplikasi Chat Online

Dari Akira

"Kamu kok ga bales senyuman aku sih?"

Ting, bunyi notifikasi dari handphone Robet terdengar. Akira memantau pergerakan Robet dari mejanya sendiri. Namun Robet yang sedang asik bercanda dengan temannya itu tidak pedulikan notifikasi yang masuk. Bahkan ia tidak membuka handphone-nya sama sekali.

Akira sedikit kesal lantaran pesannya tidak dibalas oleh pacarnya itu. Akhirnya ia lanjut bercanda dengan teman-temannya.

Ting-ting ting-ting ting-ting, tak terasa bunyi bel sudah terdengar. Menandakan bahwa jam pelajaran akan dimulai. Semua murid pada kelas itu akhirnya kembali duduk di tempat duduknya masing-masing dan bersiap untuk belajar.

Tak terasa waktu pulang pun tiba, Robet yang sudah memiliki pasangan itu tak kunjung membalas pesan dari kekasihnya itu. Akhirnya mereka pulang ke rumah masing-masing.

Akira pulang dengan perasaan kesal, sedangkan Robet pulang dengan perasaan biasa saja tanpa ada rasa bersalah sedikit pun.

Akira yang sedang merasa kesal itu dan sedang butuh teman cerita tidak langsung pulang ke rumahnya, melainkan ia main dulu ke rumah Oliv.

"Eh liv, kamu ga akan pergi kan setelah ini?" tanya Akira kepada Oliv.

"Engga kok, memangnya kenapa?" jawab Oliv sekaligus tanya penasaran kepada salah satu temannya itu.

"Aku mau main ke rumah kamu dulu boleh gak? Soalnya belum mau langsung pulang ke rumah aku." Jawab Akira.

"Owh iya boleh." Ucap Oliv yang memperbolehkan temannya itu main ke rumahnya.

Akhirnya mereka berdua pun pulang bareng dari sekolah. Fyi, rumah Oliv dan juga Robet sangat dekat sekali. Rumah mereka berdua berada di satu gang yang sama, hanya beda beberapa rumah saja.

~Bersambung~

Other Stories
DARAH NAGA

Handoyo, harus menjaga portal yang terbuka agar mahkluk dunia fantasy tidak masuk ke bumi. ...

Aroma Kebahagiaan Di Dapur

Hazea menutup pintu rapat-rapat pada cinta setelah dikhianati oleh sahabat dan kekasihnya ...

Tilawah Hati

Terinspirasi tilawah gurunya, Pak Ridwan, Wina bertekad menjadi guru Agama Islam. Meski be ...

Kucing Emas

Suasana kelas 11 IPA SMA Kartini, Jakarta senin pagi cukup kondusif. Berhubung ada rapat ...

Kehidupan Yang Sebelumnya

Aku menunggu kereta yang akan membawaku pulang. Masih lama sepertinya. Udara dingin yang b ...

Gadis Loak & Dua Pelita

SEKAR. Gadis 16 tahun, penjual kue pasar yang dijuluki "gadis loak" karena sering menukar ...

Download Titik & Koma