Bunga Untuk Istriku (21+)

Reads
427
Votes
1
Parts
8
Vote
Report
bunga untuk istriku (21+)
Bunga Untuk Istriku (21+)
Penulis Idha Febriana

Penghianatan Dalam Fantasi ( 21+)

Pesan dari Adrian adalah sebuah bom waktu. Laras berdiri di dapur yang sunyi, menatap layar ponselnya hingga matanya terasa perih. Ia seharusnya menunjukkan pesan itu pada Rendra. Bukankah fondasi permainan ini adalah kejujuran total? Namun, ada sesuatu yang liar dan egois di dalam dirinya yang menolak. Rendra selalu menjadi sutradara, dan untuk pertama kalinya, Laras ingin memiliki sebuah rahasia yang tidak bisa diatur oleh suaminya.

Dua hari kemudian, di sebuah kafe tersembunyi yang jauh dari jangkauan lingkaran sosial mereka, Laras bertemu Adrian. Kali ini tanpa Rendra. Tanpa skenario.

"Kau datang," ujar Adrian dengan senyum miring yang membuat bulu kuduk Laras merinding.

"Aku hanya ingin menegaskan bahwa apa yang terjadi semalam adalah kesepakatan bertiga," kata Laras, mencoba terdengar tegas meski tangannya gemetar di bawah meja.

Adrian mencondongkan tubuh, meraih jemari Laras dan mengelusnya dengan ibu jari. "Benarkah? Lalu kenapa kau ada di sini sekarang? Tanpa dia?" Adrian menatap langsung ke mata Laras. "Rendra mencintai ide tentangmu yang diinginkan orang lain. Tapi aku? Aku hanya menginginkanmu. Tanpa penonton."

Pertemuan itu berakhir di sebuah apartemen studio milik Adrian yang berantakan namun maskulin. Di sana, tanpa lampu redup hotel yang mewah dan tanpa bisikan instruksi dari Rendra,

Adrian menutup pintu lalu balik badan dan menatap Laras. "Lepas bajumu. Semua." Perintahnya kasar,. Laras gemetar campur takut dan gairah, tubuhnya masih sensitif Tapi ia patuh,

Adrian tak perlakukan Laras seperti istri orang atau objek seni threesome. Ia perlakukan seperti api liar yang harus dipadamkan, Tubuhnya menekan Laras ke dinding, Tangan besarnya meremas payudara dengan kasar, hingga Laras menjerit: "Ahh! Sakit... tapi enak!" namun Adrian Ia tak peduli erangan, malah tambah meremas,

"Lu bukan boneka suami lu lagi," gumam Adrian serak, Ia mengangkat Laras. Laras telentang, vagina laras berdenyut terbuka. Adrian membuka semua baju nya sehingga terlihat penis monster 22 cm keluar, Tak ada lagi foreplay lembut, ia naik kasur, dan megarahkan penis ke mulut laras: "Isap”

Laras patuh, mulut terbuka lebar, mengulum penis, rasa asin pahit membanjiri lidah Adrian memegang kepala Laras, "Bagus, pelacur... isap lebih dalam!" Ia dorong kepala laras hingga hidungnya menyentuh bagian bawha perut adrian. Laras tersedak tapi nikmat, mata berair, vagina yang sudah bajir menetes ke kasur.

Sampai akhirnya Adrian melakukan penetrasi liar, penis besarnya dimasukan kedalam vagina laras, sampai laras berteriak “Ya... Adrian... hancurkan aku!"

Perselingkuhan ini terasa lebih berdosa karena ia mengkhianati aturan dari sebuah fantasi yang seharusnya menyelamatkan pernikahannya.


Other Stories
Pintu Dunia Lain

Wira berdiri di samping kursi yang sedari tadi didudukinya. Dengan pandangan tajam yang ...

Sayonara ( Halusinada )

Raga berlari di tengah malam, tanpa sekalipun menengok ke belakang. Ia kelalahan hingga te ...

Ibu, Kuizinkan Engkau Jadi Egois Malam Ini

Setiap akhir tahun, ia pulang dengan harapan ibunya ada di rumah. Yang berulang justru dap ...

Cowok Hujan

Ia selalu terlihat tenang. Tapi setiap kali langit mulai gelap dan angin berhembus kencang ...

Akibat Salah Gaul

Kringgg…! Bunyi nyaring jam weker yang ada di kamar membuat Taufiq melompat kaget. I ...

Hanya Ibu

kisah perjuangan bunga, pengamen kecil yang ditinggal ayahnya meninggal karena sakit jantu ...

Download Titik & Koma