Penghianatan Dalam Fantasi ( 21+)
Pesan dari Adrian adalah sebuah bom waktu. Laras berdiri di dapur yang sunyi, menatap layar ponselnya hingga matanya terasa perih. Ia seharusnya menunjukkan pesan itu pada Rendra. Bukankah fondasi permainan ini adalah kejujuran total? Namun, ada sesuatu yang liar dan egois di dalam dirinya yang menolak. Rendra selalu menjadi sutradara, dan untuk pertama kalinya, Laras ingin memiliki sebuah rahasia yang tidak bisa diatur oleh suaminya.
Dua hari kemudian, di sebuah kafe tersembunyi yang jauh dari jangkauan lingkaran sosial mereka, Laras bertemu Adrian. Kali ini tanpa Rendra. Tanpa skenario.
\"Kau datang,\" ujar Adrian dengan senyum miring yang membuat bulu kuduk Laras merinding.
\"Aku hanya ingin menegaskan bahwa apa yang terjadi semalam adalah kesepakatan bertiga,\" kata Laras, mencoba terdengar tegas meski tangannya gemetar di bawah meja.
Adrian mencondongkan tubuh, meraih jemari Laras dan mengelusnya dengan ibu jari. \"Benarkah? Lalu kenapa kau ada di sini sekarang? Tanpa dia?\" Adrian menatap langsung ke mata Laras. \"Rendra mencintai ide tentangmu yang diinginkan orang lain. Tapi aku? Aku hanya menginginkanmu. Tanpa penonton.\"
Pertemuan itu berakhir di sebuah apartemen studio milik Adrian yang berantakan namun maskulin. Di sana, tanpa lampu redup hotel yang mewah dan tanpa bisikan instruksi dari Rendra,
Adrian menutup pintu lalu balik badan dan menatap Laras. \"Lepas bajumu. Semua.\" Perintahnya kasar,. Laras gemetar campur takut dan gairah, tubuhnya masih sensitif Tapi ia patuh,
Adrian tak perlakukan Laras seperti istri orang atau objek seni threesome. Ia perlakukan seperti api liar yang harus dipadamkan, Tubuhnya menekan Laras ke dinding, Tangan besarnya meremas payudara dengan kasar, hingga Laras menjerit: \"Ahh! Sakit... tapi enak!\" namun Adrian Ia tak peduli erangan, malah tambah meremas,
\"Lu bukan boneka suami lu lagi,\" gumam Adrian serak, Ia mengangkat Laras. Laras telentang, vagina laras berdenyut terbuka. Adrian membuka semua baju nya sehingga terlihat penis monster 22 cm keluar, Tak ada lagi foreplay lembut, ia naik kasur, dan megarahkan penis ke mulut laras: \"Isap”
Laras patuh, mulut terbuka lebar, mengulum penis, rasa asin pahit membanjiri lidah Adrian memegang kepala Laras, \"Bagus, pelacur... isap lebih dalam!\" Ia dorong kepala laras hingga hidungnya menyentuh bagian bawha perut adrian. Laras tersedak tapi nikmat, mata berair, vagina yang sudah bajir menetes ke kasur.
Sampai akhirnya Adrian melakukan penetrasi liar, penis besarnya dimasukan kedalam vagina laras, sampai laras berteriak “Ya... Adrian... hancurkan aku!\"
Perselingkuhan ini terasa lebih berdosa karena ia mengkhianati aturan dari sebuah fantasi yang seharusnya menyelamatkan pernikahannya.
Other Stories
Kenangan Yang Sulit Di Ulang Kembali
menceritakan hidup seorang Murid SMK yang setelah lulus dia mendapatkan kehampaan namun di ...
Dengan Ini Saya Terima Nikahnya
Hubungan Dara dan Erik diuji setelah Erik dipilih oleh perusahaannya sebagai perwakilan ma ...
Dream Analyst
Dream Analyst. Begitu teman-temannya menyebut dirinya. Frisky dapat menganalisa mimpi sese ...
Dentistry Melody
Stella ...
Melepasmu Dalam Senja
Cinta penuh makna, tak hanya bahagia tapi juga luka dan pengorbanan. Pada hari pernikahan ...
Blind
Ketika dunia gelap, seorang hampir kehilangan harapan. Tapi di tengah kegelapan, cinta dar ...