Lembar Kesepuluh (100 Hal Tentang Bumi) 9
(81) Tolong biarkan aku mencintainya tanpa ada tantangan takdir yang mengejarku.
(82) Kita terlalu sempurna untuk dijadikan takdir, dan kita terlalu salah untuk membantah.
(83) Bumi terlalu indah untuk kulihat sendiri, aku ingin alam semesta melihatnya, aku ingin alam semesta mengakuinya.
(84) Bumi sangatlah cantik, bahkan terlalu cantik untuk bersanding dengan planet planet lain.
(85) Tolong biarkan aku mengubah takdir untuk satu kali saja.
(86) Biarkan aku mencintainya dengan bebas, biarkan alam semesta tahu bahwa Bumi sangat berharga untukku.
(87) Biarkan Bumi menjadi seorang insan untuk sekali saja.
(88) Biarkan selimut takdir itu terbuka hanya untuk sebentar saja.
(89) Biarkan aku menariknya dengan benang tipis kedalam duniaku, tolong biarkan untuk sebentar saja.
(90) Jika Bumi adalah seorang insan, tak akan hanya kujadikan rumah.
(82) Kita terlalu sempurna untuk dijadikan takdir, dan kita terlalu salah untuk membantah.
(83) Bumi terlalu indah untuk kulihat sendiri, aku ingin alam semesta melihatnya, aku ingin alam semesta mengakuinya.
(84) Bumi sangatlah cantik, bahkan terlalu cantik untuk bersanding dengan planet planet lain.
(85) Tolong biarkan aku mengubah takdir untuk satu kali saja.
(86) Biarkan aku mencintainya dengan bebas, biarkan alam semesta tahu bahwa Bumi sangat berharga untukku.
(87) Biarkan Bumi menjadi seorang insan untuk sekali saja.
(88) Biarkan selimut takdir itu terbuka hanya untuk sebentar saja.
(89) Biarkan aku menariknya dengan benang tipis kedalam duniaku, tolong biarkan untuk sebentar saja.
(90) Jika Bumi adalah seorang insan, tak akan hanya kujadikan rumah.
Other Stories
Metafora Diri
Cerita ini berkisah tentang seorang wanita yang mengalami metafora sejenak ia masih kanak- ...
Osaka Meet You
Buat Nara, mama adalah segalanya.Sebagai anak tunggal, dirinya dekat dengan mama dibanding ...
The Truth
Seth Barker, jurnalis pemenang penghargaan, dimanfaatkan CEO Kathy untuk menghadapi perebu ...
Hopeless Cries
Merasa kesepian, tetapi sama sekali tidak menginginkan kehadiran seseorang untuk menemanin ...
Warung Kopi Reformasi
Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir alun-alun Garut tahun 1998, hidup berjalan deng ...
Aku Pulang
Raina tumbuh di keluarga rapuh, dipaksa kuat tanpa pernah diterima. Kemudian, hadir sosok ...