Lembar Keenam (100 Hal Tentang Bumi) 5
(41) Terkadang Bumi tertarik kepada bintang, dan terkadang pula Bumi tertarik kepada bulan. Hatiku bergetar, aku takut Bumi akan menarik salah satunya dan merusak keindahan surgawinya.
(42) Ada kala dimana Bumi mencoba menarik Bulan yang sedang bersinar dan perbuatan itu hanya merusak dinding kokoh yang Bumi bangun untuk melindungiku.
(43) Bumi memberiku hujan deras disertai badai atas dasar Ia menyesal karena tidak mendengar apa yang kuucapkan padanya.
(44) Bumi merasa semestanya hancur saat Bulan meninggalkannya disaat keindahan surgawinya sedang terguncang oleh keringnya keadaan.
(45) Bahkan saat Bumi memberikan awan hitam dan petir, aku masih bisa tetap menerima kerasnya banjir yang datang.
(46) Aku menerima semua bencana yang Bumi lakukan dan membuat keindahan surgawinya tak lagi berbentuk cinta.
(47) Saat hujan derasnya mereda, saat banjirnya berhenti, saat guncangannya melambat, aku akan berusaha mengembalikan keindahan dan kecantikannya.
(48) Aku hanya ingin Bumi berhenti melihat bencananya membuatku terasa dirugikan. Aku tidak pernah merasa demikian.
(49) Hujan badai petir yang Ia keluarkan adalah bentuk bagaimana Bumi tidak menahan kesedihan dan rasa kecewa terhadap dirinya sendiri.
(50) Aku hanya ingin Bumi mencintai dirinya dengan sudut pandangku yang tak pernah mempermasalahkan kekurangannya.
(42) Ada kala dimana Bumi mencoba menarik Bulan yang sedang bersinar dan perbuatan itu hanya merusak dinding kokoh yang Bumi bangun untuk melindungiku.
(43) Bumi memberiku hujan deras disertai badai atas dasar Ia menyesal karena tidak mendengar apa yang kuucapkan padanya.
(44) Bumi merasa semestanya hancur saat Bulan meninggalkannya disaat keindahan surgawinya sedang terguncang oleh keringnya keadaan.
(45) Bahkan saat Bumi memberikan awan hitam dan petir, aku masih bisa tetap menerima kerasnya banjir yang datang.
(46) Aku menerima semua bencana yang Bumi lakukan dan membuat keindahan surgawinya tak lagi berbentuk cinta.
(47) Saat hujan derasnya mereda, saat banjirnya berhenti, saat guncangannya melambat, aku akan berusaha mengembalikan keindahan dan kecantikannya.
(48) Aku hanya ingin Bumi berhenti melihat bencananya membuatku terasa dirugikan. Aku tidak pernah merasa demikian.
(49) Hujan badai petir yang Ia keluarkan adalah bentuk bagaimana Bumi tidak menahan kesedihan dan rasa kecewa terhadap dirinya sendiri.
(50) Aku hanya ingin Bumi mencintai dirinya dengan sudut pandangku yang tak pernah mempermasalahkan kekurangannya.
Other Stories
Reuni
Kutukan Kastil Piano membuat cinta Selina berbalik jadi kebencian, hingga akhirnya ia mema ...
Pasti Ada Jalan
Sebagai ibu tunggal di usia muda, Sari, perempuan cerdas yang bernasib malang itu, selalu ...
Puzzle
Karina menyeret kopernya melewati orang-orang yang mengelilingi convayer belt. Koper ber ...
Sebelum Ya
Hidup adalah proses menuju pencapaian, seperti alif menuju ya. Kesalahan wajar terjadi, na ...
Mentari Dalam Melody
Tara berbeda dengan Gilang, saudaranya. Jika Gilang jadi kebanggaan orang tua, Tara justru ...
Mendua
Dita berlari menjauh, berharap semua hanya mimpi. Nyatanya, Gama yang ia cintai telah mend ...