HATI YANG ENGGAN
Setelah hari itu, Mimi memberi tahu Rani bahwa besok mereka akan pulang.
Rani tertegun.
Kata pulang itu jatuh terlalu cepat di telinganya.
Dadanya terasa mengempis. Hatinya diliputi rasa kecewa yang tak sempat ia siapkan. Ia pikir masih punya waktu. Masih bisa tinggal lebih lama.
Dalam hatinya, Rani belum ingin pergi.
Ia masih ingin bertemu Kinkin.
Masih ingin melihatnya duduk dengan gitar di pangkuan, memetik senar perlahan, memainkan lagu-lagu sederhana yang entah kenapa selalu terdengar istimewa di telinga Rani.
Ia masih ingin menghabiskan sore bersama mereka—Bagas, Mang Acep, Bi Nadin—tertawa, bercanda, dan membiarkan waktu berjalan tanpa terburu-buru.
Karena di momen-momen itulah, hati Rani merasa utuh.
Merasa bahagia.
Dan sekarang, semua itu harus segera ditinggalkan.
Rani menunduk, menyembunyikan wajahnya.
Tak semua rasa bisa ia ucapkan…
tapi hatinya sedang berat sekali hari itu.
Rani tertegun.
Kata pulang itu jatuh terlalu cepat di telinganya.
Dadanya terasa mengempis. Hatinya diliputi rasa kecewa yang tak sempat ia siapkan. Ia pikir masih punya waktu. Masih bisa tinggal lebih lama.
Dalam hatinya, Rani belum ingin pergi.
Ia masih ingin bertemu Kinkin.
Masih ingin melihatnya duduk dengan gitar di pangkuan, memetik senar perlahan, memainkan lagu-lagu sederhana yang entah kenapa selalu terdengar istimewa di telinga Rani.
Ia masih ingin menghabiskan sore bersama mereka—Bagas, Mang Acep, Bi Nadin—tertawa, bercanda, dan membiarkan waktu berjalan tanpa terburu-buru.
Karena di momen-momen itulah, hati Rani merasa utuh.
Merasa bahagia.
Dan sekarang, semua itu harus segera ditinggalkan.
Rani menunduk, menyembunyikan wajahnya.
Tak semua rasa bisa ia ucapkan…
tapi hatinya sedang berat sekali hari itu.
Other Stories
Kepingan Hati Alisa
Di sebuah rumah sederhana, seorang wanita paruh baya berkerudung hitam, berbincang agak ...
Randa Pulau Rante
“Kadang, kebebasan hanya bisa ditemukan setelah kita berani meninggalkan semuanya.” Sa ...
Seoul Harem
Raka Aditya, pemuda tangguh dari Indonesia, memimpin keluarganya memulai hidup baru di gem ...
Lam Biru
Suatu hari muncul kalimat asing di layar laptop Harit, kalimat itu berupa deskripsi penamp ...
Prince Reckless Dan Miss Invisible
Naes, yang insecure dengan hidupnya, bertemu dengan Raka yang insecure dengan masa depann ...
Pertemuan Di Ujung Kopi
Dari secangkir kopi yang tumpah, Aira tak pernah tahu bahwa hidupnya akan berpapasan kemba ...