SETELAH TANGIS
Malam itu, rumah Aki Lili terasa berbeda.
Bukan lagi tegang seperti sebelumnya, tapi masih menyisakan sisa-sisa emosi yang belum benar-benar reda. Tangis Aki Lili telah berhenti, namun napasnya masih berat, seolah hatinya belum sepenuhnya tenang.
Rani masuk ke kamar dengan langkah pelan. Ia menutup pintu perlahan, seperti takut suara sekecil apa pun bisa merusak suasana yang rapuh.
Ia duduk di tepi ranjang. Menatap lantai.
Pikirannya penuh.
Bayangan wajah Aki Lili yang menangis terus muncul di kepalanya.
Rani memejamkan mata.
Untuk pertama kalinya, ia merasa benar-benar bersalah.
Bukan karena dimarahi.
Tapi karena telah membuat orang yang paling ia sayangi… takut kehilangannya.
Di luar kamar, suara Mimi terdengar pelan berbicara dengan Aki Lili. Nadanya lembut, menenangkan.
Rani menarik selimut sampai ke dada, berbaring menghadap dinding.
Dan malam itu, Rani tertidur bukan dengan senyum seperti biasanya…
melainkan dengan doa kecil di dalam hati:
semoga besok semuanya terasa lebih ringan.
Bukan lagi tegang seperti sebelumnya, tapi masih menyisakan sisa-sisa emosi yang belum benar-benar reda. Tangis Aki Lili telah berhenti, namun napasnya masih berat, seolah hatinya belum sepenuhnya tenang.
Rani masuk ke kamar dengan langkah pelan. Ia menutup pintu perlahan, seperti takut suara sekecil apa pun bisa merusak suasana yang rapuh.
Ia duduk di tepi ranjang. Menatap lantai.
Pikirannya penuh.
Bayangan wajah Aki Lili yang menangis terus muncul di kepalanya.
Rani memejamkan mata.
Untuk pertama kalinya, ia merasa benar-benar bersalah.
Bukan karena dimarahi.
Tapi karena telah membuat orang yang paling ia sayangi… takut kehilangannya.
Di luar kamar, suara Mimi terdengar pelan berbicara dengan Aki Lili. Nadanya lembut, menenangkan.
Rani menarik selimut sampai ke dada, berbaring menghadap dinding.
Dan malam itu, Rani tertidur bukan dengan senyum seperti biasanya…
melainkan dengan doa kecil di dalam hati:
semoga besok semuanya terasa lebih ringan.
Other Stories
Kado Dari Dunia Lain
Kamu pasti pernah lelah akan kehidupan? Bahkan sampai di titik ingin mengakhirinya? Sepert ...
After Honeymoon
Sama-sama tengah menyembuhkan rasa sakit hati, bertemu dengan nuansa Pulau Dewata yang sel ...
Institut Tambal Sains
Faris seorang mahasiswa tingkat akhir sudah 7 tahun kuliah belum lulus dari kampusnya. Ia ...
Ayudiah Dan Kantini
Waktu terasa lambat karena pahitnya hidup, namun rasa syukur atas persahabatan Ayudyah dan ...
Just Open Your Heart
Terkutuk cinta itu! Rasanya menyakitkan bukan karena ditolak, tapi mencintai sepihak dan d ...
Bumi
Seni mencintai terkadang memang menyenangkan, tetapi tak selamanya berada dalam titik mani ...