Blurp
Setiap akhir tahun, ia pulang dengan harapan sama, yakni rumah yang hangat, dapur yang hidup, dan kehadiran seorang ibu. Namun, dari tahun ke tahun, yang ia temui justru piring kotor, rumah tak terurus, dan seorang ibu yang selalu pergi, bukan untuk meninggalkan keluarga, melainkan untuk menghidupkan panggung bagi orang-orang lain.
Ketika ego anak berhadapan dengan idealisme seorang ibu, cerita ini bergerak pelan menyusuri ruang-ruang domestik: dapur, teras rumah, kamar tidur, hingga panggung festival di malam pergantian tahun. Di sanalah pertanyaan-pertanyaan tak terucap akhirnya berani diutarakan, tentang tanggung jawab, pengorbanan, dan tentang kepada siapa cinta seharusnya diberikan.
Ibu, kuizinkan engkau jadi egois malam ini adalah kisah tentang isi hati yang lama dipendam, tentang keberanian untuk memahami, dan tentang sebuah malam tentang penerimaan. Sebuah cerita keluarga yang hangat, getir, dan jujur, serta belajar merelakan tanpa benar-benar kehilangan.
Other Stories
Keeper Of Destiny
Kim Rangga Pradipta Sutisna, anak dari ayah Korea dan ibu Sunda, tumbuh di Bandung dengan ...
Separuh Dzarrah
Dzarrah berarti sesuatu yang kecil, namun kebaikan atau keburukan sekecil apapun jangan di ...
Beyond Two Souls
Saat libur semester, Fabian secara tiba-tiba bertemu Keira, reuni yang tidak direncanakan ...
Hafidz Cerdik
Adnan bersyukur masih ada acara bermanfaat seperti *Hafidz Cilik Indonesia*, tempat ia dan ...
Liburan Di Pulau Terpilih
Setelah putus cinta yang menghancurkan, Anna Mariana mencoba menjalani hari-harinya dalam ...
Broken Wings
Bermimpi menjadi seorang ballerina bukan hanya tentang gerakan indah, tapi juga tentang ke ...