Nala

Reads
724
Votes
1
Parts
10
Vote
Report
Penulis Nabila Sungkar

Mengalir

Mengingat kejadian itu, Nala membuka ponselnya dan mengetik cepat.

Peh lagi di mana?

Balasan datang dengan cepat.

Lagi di rumah gue.
Gue harus tanda tangan banyak banget. Kayak bos aja gue.

Disusul foto tumpukan buku novel barunya yang siap ditandatangani.

Nala tersenyum dan membalas.

Hahaha, good luck! Gue harus dapet satu yang ada tanda tangan lo ya.

Nala memperbesar foto itu, menggeser layar perlahan. Judulnya samar, tapi cukup terbaca.

Harusnya Itu Milikku?

Nala mengernyit sebentar. Ada rasa asing yang lewat, tipis, lalu hilang.

Ia meletakkan ponsel.

Pertemanan dengan Ipeh, dengan segala candanya, dukanya, jarak yang kadang hadir tanpa aba-aba, adalah sesuatu yang Nala simpan baik-baik. Tidak selalu dekat. Tidak selalu searah. Tapi selalu ada.

.
.
.

Kini, Singapura bukan lagi sesuatu yang terasa jauh. Bukan lagi mimpi yang harus didoakan berulang-ulang.

Nala bahkan bisa ke Singapura hanya untuk rapat sehari, pulang-pergi seperti Jakarta–Bogor. Sesuatu yang dulu tak pernah ia bayangkan.

Ia bisa mengajak Mama pergi ke mana pun yang Mama mau.
Kak Mila, dengan jas dokternya, kini sedang terbang ke Vienna untuk konferensi.
Gala sedang menempuh pendidikan master di Inggris.

Masing-masing berjalan di jalannya sendiri. Dengan ritmenya sendiri.

Ternyata hidup punya caranya sendiri untuk mengalir.

Kadang berbelok tanpa izin.
Kadang terasa kejam.
Tapi di waktu yang tak terduga, hidup juga bisa membawa dirinya sampai sejauh ini.

Other Stories
Bahagiakan Ibu

Jalan raya waktu pagi lumayan ramai. Ibu dengan hati-hati menyetir sepeda motor. Jalan ber ...

Bahagiakan Ibu

Ibu Faiz merasakan ketenteraman dan kebahagiaan mendalam ketika menyaksikan putranya mampu ...

Harapan Dalam Sisa Senja

Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...

Balon Kuning Di Ujung Jalan

Liburan ke rumah teman masa SD sangat menyenangkan apalagi diperkenalkan berbagai permaina ...

Pesan Dari Hati

Riri hanya ingin kejujuran. Melihat Jo dan Sara masih mesra meski katanya sudah putus, ia ...

Suffer Alone In Emptiness

Shiona Prameswari, siswi pendiam kelas XI IPA 3, tampak polos dan penyendiri. Namun tiap p ...

Download Titik & Koma