Nala

Reads
65
Votes
0
Parts
10
Vote
Report
Penulis Nabila Sungkar

Mengalir

Mengingat kejadian itu, Nala membuka ponselnya dan mengetik cepat.

Peh lagi di mana?

Balasan datang dengan cepat.

Lagi di rumah gue.
Gue harus tanda tangan banyak banget. Kayak bos aja gue.

Disusul foto tumpukan buku novel barunya yang siap ditandatangani.

Nala tersenyum dan membalas.

Hahaha, good luck! Gue harus dapet satu yang ada tanda tangan lo ya.

Nala memperbesar foto itu, menggeser layar perlahan. Judulnya samar, tapi cukup terbaca.

Harusnya Itu Milikku?

Nala mengernyit sebentar. Ada rasa asing yang lewat, tipis, lalu hilang.

Ia meletakkan ponsel.

Pertemanan dengan Ipeh, dengan segala candanya, dukanya, jarak yang kadang hadir tanpa aba-aba, adalah sesuatu yang Nala simpan baik-baik. Tidak selalu dekat. Tidak selalu searah. Tapi selalu ada.

.
.
.

Kini, Singapura bukan lagi sesuatu yang terasa jauh. Bukan lagi mimpi yang harus didoakan berulang-ulang.

Nala bahkan bisa ke Singapura hanya untuk rapat sehari, pulang-pergi seperti Jakarta–Bogor. Sesuatu yang dulu tak pernah ia bayangkan.

Ia bisa mengajak Mama pergi ke mana pun yang Mama mau.
Kak Mila, dengan jas dokternya, kini sedang terbang ke Vienna untuk konferensi.
Gala sedang menempuh pendidikan master di Inggris.

Masing-masing berjalan di jalannya sendiri. Dengan ritmenya sendiri.

Ternyata hidup punya caranya sendiri untuk mengalir.

Kadang berbelok tanpa izin.
Kadang terasa kejam.
Tapi di waktu yang tak terduga, hidup juga bisa membawa dirinya sampai sejauh ini.

Other Stories
Jaki & Centong Nasi Mamak

Jaki, pria 27 tahun. Setiap hari harus menerima pentungan centong nasi di kepalanya gara-g ...

First Snow At Laiden

Bunda Diftri mendidik Naomi dengan keras demi disiplin renang. Naomi sayang padanya, tapi ...

Bayang Bayang

Riel terus bereinkarnasi untuk keseimbangan Klan Iblis dan Klan Dewi. Tapi ia harus merela ...

Mauren Lupakan Masa Lalu

Mauren menolak urusan cinta karena trauma keluarga dan nyaman dengan tampilannya yang mask ...

Way Back To Love

Karena cinta, kebahagiaan, dan kesedihan  datang silih berganti mewarnai langkah hidup ki ...

Mauren, Lupakan Masa Lalu

“Nico bangun Sayang ... kita mulai semuanya dari awal anggap kita mengenal pribadi ya ...

Download Titik & Koma