Chapter 1
Bab 1 – Tiket Sekali Jalan
Liburan sekolah tahun itu datang tanpa rencana besar dalam hidupku. Tidak ada target, tidak ada mimpi liburan ke luar negeri seperti teman-temanku yang rajin memamerkan foto di media sosial. Yang ada hanya aku, kamar yang mulai membosankan, dan suara ibu yang berkali-kali mengingatkanku agar tidak menghabiskan liburan hanya dengan rebahan.
Hingga suatu sore, kakakku menelepon.
“Rara, kamu mau ikut Kak Dimas ke Lombok?”
Aku terdiam beberapa detik, memastikan pendengaranku tidak salah.
Lombok.
Pulau yang hanya kutahu dari foto-foto pantai biru dan langit yang terlihat lebih jujur daripada kota tempatku tinggal. Lombok, di luar Jawa, jauh dari rutinitas, jauh dari semua hal yang akhir-akhir ini terasa berat.
Kak Dimas adalah kakak pertamaku. Ia sudah menikah dua tahun lalu dengan Kak Maya dan menetap sementara di Lombok karena pekerjaannya sebagai konsultan proyek pariwisata. Aku jarang bertemu mereka, hanya sesekali lewat panggilan video yang sering terpotong sinyal.
“Aku libur sekolah, Kak,” jawabku akhirnya.
“Justru itu. Anggap saja hadiah kelulusan naik kelas.”
Aku tersenyum tanpa sadar. Liburan ini seperti tiket sekali jalan untuk bernapas lebih lega.
Other Stories
Free Mind
“Free Mind” bercerita tentang cinta yang tak bisa dimiliki di dunia nyata, hanya tersi ...
Bekasi Dulu, Bali Nanti
Tersesat dari Bali ke Bekasi, seorang chef-vlogger berdarah campuran mengubah aturan no-ca ...
Katamu Aku Cantik
Ratna adalah korban pelecehan seksual di masa kecil dan memilih untuk merahasiakannya samb ...
Pra Wedding Escape
Nastiti yakin menikah dengan Bram karena pekerjaan, finansial, dan restu keluarga sudah me ...
Free Mind
KITA j e d a .... sepertinya waktu tak akan pernah berpihak pada kita lagi setelah aku ...
The Last Escape
The Last Escape, Berawal dari rencana liburan oleh 15 sekawan dari satu universitas, untuk ...