Se-birru Langit. Se-bening Embun

Reads
399
Votes
8
Parts
8
Vote
Report
Se-birru langit. se-bening embun
Se-birru Langit. Se-bening Embun
Penulis YESA

Se-Birru Langit. Se-Bening Embun

Beberapa malam ini Birru merenung, mengingat kilas balik kebersamaannya dengan saudara kembarnya.


Ia menarik napas panjang.


Bibirnya diam, kepalanya berisik.


Bagaimana bisa manusia yang terlahir bersama, punya batas waktu yang berbeda?


Ia memandangi foto lama mereka — pagi itu, saat jogging, berhenti di sebuah taman. Matanya terpaku pada potret Bening. Taman yang basah oleh embun.


Birru teringat ucapan Bening tempo hari: ia akan menulis di belakang foto itu, Se-Birru langit.


Birru membalik foto di tangannya, Foto diri Bening. Lalu menuliskan di balik potret Bening: Se-Bening embun.


Malam itu, Birru mulai melepaskan Bening—pelan, setahap demi setahap.

Mengurai dukanya dengan sunyi, sendiri dan rapi.



Other Stories
Separuh Dzarah

Saat salam terakhir dalam salat mulai terdengar, di sana juga akan mulai terdengar suara ...

Cinta Buta

Marthy jatuh cinta pada Edo yang dikenalnya lewat media sosial dan rela berkorban meski be ...

Melupakan

Dion merasa hidupnya lebih berarti sejak mengenal Agatha, namun ia tak berani mengungkapka ...

Dia Bukan Aksara

Kiara masih mengalami nestapa semenjak kehilangan adiknya, Aksara saat liburan tahun lalu. ...

Saat Cinta Itu Hadir

Zita hancur karena gagal menikah setelah Fauzi ketahuan selingkuh. Saat masih terluka, ia ...

Weird Husband

Kanaya bersinar di ballroom Grand Hyatt Jakarta, mengenakan gaun emerald dan kalung berlia ...

Download Titik & Koma