Blurb
Liburan seharusnya dipenuhi tawa. Tapi satu permainan sederhana justru membuka pintu pada sesuatu yang tak terduga.
Saat mantra “Hompimpa alaium gambreng” terucap, Jibon tak pernah menyangka pencariannya akan membawanya pada sebuah jurang dan rahasia yang terkubur di dalamnya. Apa yang ia lihat sore itu terasa nyata, namun semua orang mengatakan sebaliknya.
Ketika batas antara permainan dan kenyataan mulai kabur, satu pertanyaan tersisa: Siapa sebenarnya yang sedang bermain dan siapa yang sedang diburu?
Saat mantra “Hompimpa alaium gambreng” terucap, Jibon tak pernah menyangka pencariannya akan membawanya pada sebuah jurang dan rahasia yang terkubur di dalamnya. Apa yang ia lihat sore itu terasa nyata, namun semua orang mengatakan sebaliknya.
Ketika batas antara permainan dan kenyataan mulai kabur, satu pertanyaan tersisa: Siapa sebenarnya yang sedang bermain dan siapa yang sedang diburu?
Other Stories
Lantas, Kepada Siapa Ayah Bercerita?
Asdar terpaksa menjalani perjalanan liburan akhir tahun ke kampung halaman sang nenek sela ...
Arungi Waktu; Ombak Bergulung, Waktu Berderai—namun Jangkar Tak Pernah Ia Turunkan
Arunika pernah percaya bahwa hidup berjalan lurus, sepanjang rencana yang ia susun dengan ...
Kado Dari Dunia Lain
"Jika Kebahagiaan itu bisa dibeli, maka aku akan membelinya." Di tengah kondisi hidup Yur ...
Relung
Edna kehilangan suaminya, Nugraha, secara tiba-tiba. Demi ketenangan hati, ia meninggalkan ...
Kau Bisa Bahagia
Airin Septiana terlahir sebagai wanita penyandang disabilitas. Meski keadaannya demikian, ...
Perpustakaan Berdarah
Segala sumpah serapah memenuhi isi hati Gina. Tatapan matanya penuh dendam. Bisikan-bisika ...