Cuti Untuk Pikiran

Reads
35
Votes
0
Parts
6
Vote
Report
Cuti untuk pikiran
Cuti Untuk Pikiran
Penulis Rahanda Putra Purnama

Epilog

Kamu mungkin pernah ada di titik ini: kalender penuh kotak-kotak rapat, chat kerja yang bunyinya seperti alarm kecil, dan tubuh yang tetap berfungsi walau rasanya cuma berjalan pakai sisa baterai. Di luar, orang-orang bilang, “Liburan, dong. Healing.” Seolah semua lelah bisa selesai kalau kamu pindah koordinat—ke pantai, ke gunung, ke hotel dengan sarapan prasmanan.

Tapi kamu juga mungkin pernah mengalami yang sebaliknya.

Kamu sudah duduk di tempat yang katanya “indah,” tapi kepala masih mengulang daftar to-do. Kamu sudah jauh dari kantor, tapi pikiran tetap memeriksa email. Kamu sudah berada di luar kota, tapi ada sesuatu di dada yang tetap sesak—bukan karena udara, melainkan karena kamu belum benar-benar berhenti.

Di sinilah kita mulai pelan-pelan mendefinisikan ulang kata Liburan.

Buat kamu (dan buatku juga, sebagai sesama orang yang akrab dengan jam masuk, absen, dan target), liburan tidak selalu tentang pergi. Liburan adalah momen ketika hati dan pikiran tenang—bukan karena tempatnya cantik, tapi karena kamu berhasil menciptakan ruang di dalam diri sendiri. Liburan adalah istirahat sejenak dari hiruk-pikuk rutinitas, bahkan kalau kamu tidak punya cuti panjang.

Mini buku ini bukan menggurui. Ini semacam ajakan: mari melihat dunia sedikit lebih lambat. Mari memaknai liburan sebagai hal-hal yang terlihat sederhana—tapi sering paling sulit kita izinkan terjadi.

Kata kuncinya: tenang, tidur, bernapas, mandi, dan melakukan hal baru. Lima hal ini bisa jadi “paket liburan” versi orang kantoran—yang seringnya tidak kekurangan rencana, tapi kekurangan jeda.

Other Stories
Dengan Ini Saya Terima Nikahnya

Hubungan Dara dan Erik diuji setelah Erik dipilih oleh perusahaannya sebagai perwakilan ma ...

Hopeless Cries

Merasa kesepian, tetapi sama sekali tidak menginginkan kehadiran seseorang untuk menemanin ...

Kucing Emas

Suasana kelas 11 IPA SMA Kartini, Jakarta senin pagi cukup kondusif. Berhubung ada rapat ...

Free Mind

KITA j e d a .... sepertinya waktu tak akan pernah berpihak pada kita lagi setelah aku ...

Seoul Harem

Raka Aditya, pemuda tangguh dari Indonesia, memimpin keluarganya memulai hidup baru di gem ...

Hujan Yang Tak Dirindukan

Mereka perempuan-perempuan kekar negeri ini. Bertudung kain lusuh, berbalut baju penuh no ...

Download Titik & Koma