Bab 2 : Tidur: Bentuk Liburan Yang Paling Jujur
Ada masa ketika kamu tidak butuh pantai. Kamu butuh kasur. Tapi karena kita hidup di budaya yang sering memuji “sibuk” dan “kuat,” tidur malah terasa seperti kekalahan kecil. Seolah tidur lebih awal adalah tanda kamu tidak tahan banting.
Padahal, tidur itu bukan menyerah. Tidur itu memulihkan.
Coba ingat kapan terakhir kamu bangun tanpa rasa dikejar? Bukan bangun lalu langsung meraba ponsel. Bukan bangun sambil mengingat rapat jam sembilan. Bangun dengan kepala sedikit lebih ringan, badan tidak kaku, napas tidak pendek.
Tidur adalah liburan karena tidur mengembalikan kamu ke tubuhmu sendiri. Saat kamu tidur, kamu berhenti jadi “karyawan” sebentar. Kamu berhenti jadi “yang harus cepat.” Kamu kembali jadi manusia.
Dan mungkin kamu sedang butuh ini: mengizinkan diri tidur tanpa rasa bersalah.
Kamu tidak harus menunggu weekend. Kamu tidak harus menunggu cuti. Kadang liburan terbaik adalah satu malam tidur yang tidak putus-putus.
Tips praktis (Tidur):
- Lakukan “ritual 20 menit” sebelum tidur: matikan lampu terang, taruh ponsel agak jauh, cuci muka, minum air hangat. Ulangi supaya otak mengenali: ini waktunya istirahat.
- Kalau pikiran ramai, tulis 5 baris di notes: “Besok aku urus…” lalu tutup. Itu seperti memindahkan beban dari kepala ke kertas.
- Kalau bisa, pilih satu hari dalam seminggu untuk “tidur lebih cepat” minimal 45 menit dari biasanya. Anggap itu jatah liburanmu.
Padahal, tidur itu bukan menyerah. Tidur itu memulihkan.
Coba ingat kapan terakhir kamu bangun tanpa rasa dikejar? Bukan bangun lalu langsung meraba ponsel. Bukan bangun sambil mengingat rapat jam sembilan. Bangun dengan kepala sedikit lebih ringan, badan tidak kaku, napas tidak pendek.
Tidur adalah liburan karena tidur mengembalikan kamu ke tubuhmu sendiri. Saat kamu tidur, kamu berhenti jadi “karyawan” sebentar. Kamu berhenti jadi “yang harus cepat.” Kamu kembali jadi manusia.
Dan mungkin kamu sedang butuh ini: mengizinkan diri tidur tanpa rasa bersalah.
Kamu tidak harus menunggu weekend. Kamu tidak harus menunggu cuti. Kadang liburan terbaik adalah satu malam tidur yang tidak putus-putus.
Tips praktis (Tidur):
- Lakukan “ritual 20 menit” sebelum tidur: matikan lampu terang, taruh ponsel agak jauh, cuci muka, minum air hangat. Ulangi supaya otak mengenali: ini waktunya istirahat.
- Kalau pikiran ramai, tulis 5 baris di notes: “Besok aku urus…” lalu tutup. Itu seperti memindahkan beban dari kepala ke kertas.
- Kalau bisa, pilih satu hari dalam seminggu untuk “tidur lebih cepat” minimal 45 menit dari biasanya. Anggap itu jatah liburanmu.
Other Stories
Chromatic Goodbye
"Kalau aku tertawa, apa bentuk dan warnanya?" "Cokelat gelap dan keemasan. Kayak warna dar ...
Absolute Point
Sebuah sudut pandang mahasiswa semester 13 diambang Drop Out yang terlalu malu menceritaka ...
Hujan Yang Tak Dirindukan
Mereka perempuan-perempuan kekar negeri ini. Bertudung kain lusuh, berbalut baju penuh no ...
Way Back To Love
Karena cinta, kebahagiaan, dan kesedihan datang silih berganti mewarnai langkah hidup ki ...
Separuh Dzrah
Saat salam terakhir dalam salat mulai terdengar, di sana juga akan mulai terdengar suar ...
Warung Kopi Reformasi
Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir alun-alun Garut tahun 1998, hidup berjalan deng ...