Hotel Tanpa Cermin

Reads
9.2K
Votes
4.3K
Parts
11
Vote
Report
Penulis Eiko Purvanto

5. Lorong Yang Terus Bertambah Panjang

Sore harinya, Kala berjalan menyusuri lorong lantai dua. Ia baru menyadari bahwa lorong itu lebih panjang dari yang ia perkirakan semula. Ia tidak ingat lorong itu sepanjang ini sebelumnya, seolah jarak di hadapannya diam-diam bertambah setiap kali ia menatapnya terlalu lama.
Karpet merah tua di bawah kakinya terasa lebih lembut dari biasanya, seperti menahan langkahnya agar tidak terlalu cepat pergi.
Ia melangkah pelan. Satu langkah. Dua langkah. Tiga langkah.
Dan lorong itu tetap memanjang.


Other Stories
Aku Bukan Pilihan

Cukup lama Rama menyendiri selepas hubungannya dengan Santi kandas, kini rasa cinta itu da ...

Sebelum Ya ( Ketika Hidup Butuh Diperjuangkan )

(Diangkat dari kisah nyata. Kisah-kisah penuh hikmah bagi tokoh utama, yang diharapkan bis ...

Hujan Yang Tak Dirindukan

Mereka perempuan-perempuan kekar negeri ini. Bertudung kain lusuh, berbalut baju penuh no ...

Melinda Dan Dunianya Yang Hilang

Melinda seorang gadis biasa menjalani hari-hari seperti biasa, hingga pada suatu saat ia b ...

Free Mind

“Free Mind” bercerita tentang cinta yang tak bisa dimiliki di dunia nyata, hanya tersi ...

Hati Yang Beku

Jakarta tak pernah tidur: siang dipenuhi kemacetan, malam dengan gemerlap dunia, meski ada ...

Download Titik & Koma