Untuk Ayah
Yah,
terima kasih karena telah memberiku kehidupan
yang sampai hari ini masih aku pelajari cara mensyukurinya.
Dari ayah aku belajar banyak hal;
tentang kerasnya dunia,
tentang berdiri ketika semua orang memilih pergi,
dan tentang menjadi kuat bahkan saat hati sedang runtuh.
Tapi ada satu hal yang baru sekarang aku sadari.
Selama ini semua orang datang kepada ayah untuk bercerita.
Mereka datang membawa lelahnya, membawa sedihnya, membawa lukanya.
Dan ayah selalu menjadi tempat pulang bagi semuanya.
Lalu aku mulai bertanya dalam diam
ketika ayah lelah,
ayah bercerita kepada siapa?
Yah,
kalau selama ini ayah merasa harus kuat sendirian,
mulai hari ini jangan lagi.
Kalau suatu malam ayah ingin menangis,
pundak anakmu ini masih cukup kuat untuk menahan itu.
Kalau ayah ingin bercerita,
aku ingin menjadi telinga paling setia yang pernah ayah miliki.
Dan kalau suatu hari ayah merasa gagal,
tolong ingat satu hal
anak yang ayah besarkan ini
masih berdiri di sini,
masih berjalan membawa semua pelajaran yang ayah titipkan.
Jadi tolong, yah…
jangan pergi dulu.
Tunggulah sebentar lagi.
Tunggulah sampai ayah melihat sendiri
bagaimana semua doa dan pengorbanan ayah
pelan-pelan tumbuh menjadi bahagia.
terima kasih karena telah memberiku kehidupan
yang sampai hari ini masih aku pelajari cara mensyukurinya.
Dari ayah aku belajar banyak hal;
tentang kerasnya dunia,
tentang berdiri ketika semua orang memilih pergi,
dan tentang menjadi kuat bahkan saat hati sedang runtuh.
Tapi ada satu hal yang baru sekarang aku sadari.
Selama ini semua orang datang kepada ayah untuk bercerita.
Mereka datang membawa lelahnya, membawa sedihnya, membawa lukanya.
Dan ayah selalu menjadi tempat pulang bagi semuanya.
Lalu aku mulai bertanya dalam diam
ketika ayah lelah,
ayah bercerita kepada siapa?
Yah,
kalau selama ini ayah merasa harus kuat sendirian,
mulai hari ini jangan lagi.
Kalau suatu malam ayah ingin menangis,
pundak anakmu ini masih cukup kuat untuk menahan itu.
Kalau ayah ingin bercerita,
aku ingin menjadi telinga paling setia yang pernah ayah miliki.
Dan kalau suatu hari ayah merasa gagal,
tolong ingat satu hal
anak yang ayah besarkan ini
masih berdiri di sini,
masih berjalan membawa semua pelajaran yang ayah titipkan.
Jadi tolong, yah…
jangan pergi dulu.
Tunggulah sebentar lagi.
Tunggulah sampai ayah melihat sendiri
bagaimana semua doa dan pengorbanan ayah
pelan-pelan tumbuh menjadi bahagia.
Other Stories
Kepingan Hati Alisa
Menurut Ibu, dia adalah jodoh yang sudah menemani Alisa selama lebih dari lima tahun ini. ...
Susan Ngesot Reborn
Renita yang galau setelah bertengkar dengan Abel kehilangan fokus saat berkendara, hingga ...
Awan Favorit Mamah
Hidup bukanlah perjalanan yang mudah bagi Mamah. Sejak kecil ia tumbuh tanpa kepastian sia ...
Srikandi
Iptu Yanti, anggota Polwan yang masih lajang dan cantik, bertugas di Satuan Reskrim. Bersa ...
Mission Escape
Apa yang akan lo lakukan jika Nyokap lo menjadikan lo sebagai ‘bahan gosip’ ke tetangg ...
Mother & Son
Zyan tak sengaja merusak gitar Dana. Rasa bersalah membawanya pulang dalam diam, hingga na ...