Hibur Libur

Reads
152
Votes
2
Parts
4
Vote
Report
Penulis Ankawita

Deadline

Langkah, loncatan, tubrukan pada setiap jalan yang kutempuh tak mungkin ponsel milikku ini mudah disentuh, bahkan olehku. Waktu mengejar saat dosen mengajar. Sementara di kampus, lift tak kunjung jua mengantar. Mengantri kami untuk hadir sekedar, berhimpitan badan dengan jam arloji yang terus membuat kami sadar. Badanku terasa terangkatkan, hal yang sama jua dirasakan oleh mereka yang berbeda angkatan. Pintu kelas terbuka dengan sendirinya, itu biasa terjadi. Ini bukan cerita horor atau sebuah folklore. Tak kasat mata namun nyata apa yang dilakukan pintuku ini. Kelas ini selama liburan kami jadikan sebagai basecamp untuk memperbaiki semua rekaman film yang telah kami buat.

Duduk, membuka laptop, lalu berpindah dunia. Menyamakan suara dengan mimik muka, penggabungan sebuah pengalaman dengan telitinya sebuah pengamatan, menjadi sebuah cerita yang kian membekas tak hanya bagi kami para crew namun juga kepada para pemeran. “Setidaknya progress” ungkap temanku yang saat itu suntuk selalu melihat layar yang layer nya belum beres. Sebut salah lain dari temanku, yang juga duduk sebangku. Peregangan dilakukan olehnya, ikut ia angkat badan sambil mendorong kursinya dengan hentakan kaki yang lelah. Perutnya berbunyi dan tidak lama ia mulai berhalusinasi. Serentak kaki kami berpijak menuju jejak yang menjebak. Dompet kami terkuras habis, untuk sebuah pengisi perut yang seolah menjadi sebuah penglaris. Otak seakan kembali disadarkan setelah perut penuh dengan segala lalapan, entah mengapa banyak darinya tak perlu waktu lama untuk keluar dari sifat endapan. Pulang dari sana, kami berkelana hingga pukul 00.00 WIB itu tiba. Dini hari menjadi awal kamu beristirahat, anomali jika dilihat dari mayoritas para konglomerat yang tidur di jam yang tepat.




Other Stories
Rumah Malaikat

Alex, guru pengganti di panti Rumah Malaikat, diteror kejadian misterius dan menemukan aja ...

Way Back To Love

Karena cinta, kebahagiaan, dan kesedihan  datang silih berganti mewarnai langkah hidup ki ...

Terlupakan

Pras, fotografer berbakat namun pemalu, jatuh hati pada Gadis, seorang reporter. Gadis mem ...

Tatapan Yang Tidak Pernah Sampai

Cerpen ini mengisahkan satu tatapan singkat yang menumbuhkan dunia imajinasi, harapan, dan ...

Kelabu

Cinta? Apakah aku mencintai Samuel? Pertanyaan yang sulit kujawab. Perasaanku padanya sepe ...

Download Titik & Koma