Kepercayaan Diri Yang Setengah-setengah
Walaupun Mamet bukan sosok yang Lydia suka, tapi tetap ada rasa:
Oh, ternyata ada kok yang suka sama aku.
Ditambah lagi, Lydia masuk kelas unggulan.
Oh, ternyata aku pintar ya.
Sedikit demi sedikit, rasa percaya diri itu mulai tumbuh — meski masih rapuh, seperti benih yang baru disiram air pertama kali.
Tumbuh, tapi belum cukup kuat untuk menegakkan kepala.
Sekarang, setiap pagi rumah tidak lagi seramai dulu.
Yang tersisa hanya tumpukan map di meja ruang tamu, dan beberapa amplop berlogo bank yang datang silih berganti.
Mama bilang semuanya cuma “ujian kecil.”
Tapi Lydia tahu, dari cara Mama menghela napasnya yang lebih panjang, bahwa ujian ini tidak kecil sama sekali.
Terbiasa hidup “di atas” mungkin gampang.
Tapi membiasakan diri dengan kehidupan yang lebih rendah, bukan hal yang mudah.
Ada banyak hal yang dulu bisa Lydia lakukan, sekarang tidak lagi.
Kadang, dalam hati, Lydia menyalahkan Ayah.
Dan sesaat kemudian, rasa bersalah langsung datang menggantikan.
Karena bagaimana mungkin seseorang marah pada orang yang ia rindukan setiap hari?
Oh, ternyata ada kok yang suka sama aku.
Ditambah lagi, Lydia masuk kelas unggulan.
Oh, ternyata aku pintar ya.
Sedikit demi sedikit, rasa percaya diri itu mulai tumbuh — meski masih rapuh, seperti benih yang baru disiram air pertama kali.
Tumbuh, tapi belum cukup kuat untuk menegakkan kepala.
Sekarang, setiap pagi rumah tidak lagi seramai dulu.
Yang tersisa hanya tumpukan map di meja ruang tamu, dan beberapa amplop berlogo bank yang datang silih berganti.
Mama bilang semuanya cuma “ujian kecil.”
Tapi Lydia tahu, dari cara Mama menghela napasnya yang lebih panjang, bahwa ujian ini tidak kecil sama sekali.
Terbiasa hidup “di atas” mungkin gampang.
Tapi membiasakan diri dengan kehidupan yang lebih rendah, bukan hal yang mudah.
Ada banyak hal yang dulu bisa Lydia lakukan, sekarang tidak lagi.
Kadang, dalam hati, Lydia menyalahkan Ayah.
Dan sesaat kemudian, rasa bersalah langsung datang menggantikan.
Karena bagaimana mungkin seseorang marah pada orang yang ia rindukan setiap hari?
Other Stories
Tugas Akhir Vs Tugas Akhirat
Skripsi itu ibarat mantan toxic: ditinggal sakit, dideketin bikin stres. Allan, mahasiswa ...
Haruskah Bertemu?
Aku bertemu dengan wanita di gerbong yang sama dengan satu kursi juga. Dia sangat riang se ...
Cinta Dibalik Rasa
Cukup lama menunggu, akhirnya pramusaji kekar itu datang mengantar kopi pesananku tadi. A ...
Testing
testing ...
Dua Tanda Baca
Di sebuah persimpangan kota yang ramai, Rafi bertemu Alyaperempuan yang selalu tersenyum l ...
Blind
Ketika dunia gelap, seorang hampir kehilangan harapan. Tapi di tengah kegelapan, cinta dar ...