Lydia

Reads
651
Votes
0
Parts
20
Vote
Report
Penulis Nabila Sungkar

Kepercayaan Diri Yang Setengah-setengah

Walaupun Mamet bukan sosok yang Lydia suka, tapi tetap ada rasa:
Oh, ternyata ada kok yang suka sama aku.

Ditambah lagi, Lydia masuk kelas unggulan.
Oh, ternyata aku pintar ya.

Sedikit demi sedikit, rasa percaya diri itu mulai tumbuh — meski masih rapuh, seperti benih yang baru disiram air pertama kali.
Tumbuh, tapi belum cukup kuat untuk menegakkan kepala.

Sekarang, setiap pagi rumah tidak lagi seramai dulu.
Yang tersisa hanya tumpukan map di meja ruang tamu, dan beberapa amplop berlogo bank yang datang silih berganti.

Mama bilang semuanya cuma “ujian kecil.”
Tapi Lydia tahu, dari cara Mama menghela napasnya yang lebih panjang, bahwa ujian ini tidak kecil sama sekali.

Terbiasa hidup “di atas” mungkin gampang.
Tapi membiasakan diri dengan kehidupan yang lebih rendah, bukan hal yang mudah.
Ada banyak hal yang dulu bisa Lydia lakukan, sekarang tidak lagi.
Kadang, dalam hati, Lydia menyalahkan Ayah.

Dan sesaat kemudian, rasa bersalah langsung datang menggantikan.
Karena bagaimana mungkin seseorang marah pada orang yang ia rindukan setiap hari?

Other Stories
Haura

Apa aku hidup sendiri? Ke mana orang-orang? Apa mereka pergi, atau aku yang sudah berbe ...

Aku Pulang

Raina tumbuh di keluarga rapuh, dipaksa kuat tanpa pernah diterima. Kemudian, hadir sosok ...

Jejak Seni Budaya Di Tanah Baduy

Dua mahasiswa antropologi dengan pandangan yang bertolak belakang harus mengesampingkan eg ...

The Unkindled Of The Broken Soil

Di dunia yang terpecah belah dan terkubur di bawah abu perang masa lalu, suara adalah keme ...

Horor

horor ...

Cahaya Di Ujung Mihrab

Amara adalah seorang wanita yang terjebak dalam gemerlap dunia malam yang hampa, hingga se ...

Download Titik & Koma