Lydia

Reads
651
Votes
0
Parts
20
Vote
Report
Penulis Nabila Sungkar

Jejak Sekolah Menengah Pertama

Masa SMP bagi Lydia penuh dengan warna, kebingungan, dan cerita-cerita yang mungkin terasa remeh, namun membekas.

Dari pertama kali ditembak Kak Mamet, Lydia sadar ada kok orang yang suka sama dia.
Walaupun jawabannya jelas penolakan, tetap saja momen itu jadi titik awal—sebuah pengakuan kecil yang diam-diam menumbuhkan rasa percaya diri.

Lalu datang penembakan kedua: Reza.
Di sinilah sifat Lydia terlihat jelas: ragu-ragu, cepat ilfeel, bahkan bisa terguncang hanya karena perubahan sekecil kata “gue” yang berubah jadi “aku.”
Semua terasa salah.
Dari hal-hal sederhana itulah, Lydia menyerap banyak pelajaran yang tanpa sadar membentuk karakternya.

Kondisi keuangan keluarga memang berubah banyak, tapi Lydia masih merasakan kehangatan yang sama di rumah.
Bagi Lydia, keluarga tetap menjadi tempat ternyaman.
Dengan Kak Kartika yang berada di boarding school, Lydia juga belajar bahwa jarak tidak selalu berarti berpisah; hati tetap bisa saling terhubung.

Begitulah Lydia SMP—seseorang yang mencoba percaya diri, tapi sering goyah oleh skenario di kepalanya sendiri.
Seseorang yang bisa cepat memutuskan, lalu sama cepatnya berubah pikiran hanya karena detail kecil.

Mungkin itulah SMP: masa transisi, penuh trial and error.
Bagi Lydia, jejak SMP adalah latihan menghadapi hidup, dengan segala dag-dig-dug, tawa, dan rasa “aduh gimana nih” yang mewarnai tiap harinya.

Other Stories
Dante Fairy Tale

“Dante! Ayo bangun, Sayang. Kamu bisa terlambat ke sekolah!” kata seorang wanita gemu ...

Kk

jjj ...

Sebelum Ya

Hidup adalah proses menuju pencapaian, seperti alif menuju ya. Kesalahan wajar terjadi, na ...

Metafora Diri

Cerita ini berkisah tentang seorang wanita yang mengalami metafora sejenak ia masih kanak- ...

Dengan Ini Saya Terima Nikahnya

Hubungan Dara dan Erik diuji setelah Erik dipilih oleh perusahaannya sebagai perwakilan ma ...

Percobaan

percobaan ...

Download Titik & Koma